Putin Tak Izinkan Rudal Rusia Targetkan Presiden Ukraina Zelensky, Kenapa?
Garis Merah Putin
Meski dikenal keras dalam menghadapi Ukraina, keputusan Putin menolak perintah pengeboman langsung ke rumah Zelensky menjadi sorotan. Sebagian analis menilai, langkah itu bukan sekadar belas kasih, melainkan strategi untuk menghindari risiko politik dan diplomatik.
Serangan langsung terhadap pemimpin negara bisa memicu kecaman internasional lebih keras, sekaligus membuka jalan bagi keterlibatan lebih besar negara-negara Barat dalam perang. Dengan melarang target kediaman Zelensky, Putin seolah ingin menunjukkan bahwa Rusia masih menempatkan “garis merah” dalam operasi militernya.
Rudal Oreshnik di Belarusia
Tak berhenti di Ukraina, Lukashenko juga mengungkap bahwa Rusia berjanji menempatkan rudal Oreshnik di wilayah Belarusia pada paruh kedua 2025. Langkah ini dianggap sebagai upaya memperkuat pertahanan sekaligus memperdalam integrasi militer Moskow–Minsk.
Keputusan Putin menahan diri dari menyerang rumah Zelensky mungkin mengejutkan sebagian pihak, namun tetap menegaskan satu hal: perang Ukraina bukan hanya pertarungan senjata, melainkan perang citra dan kalkulasi strategis di mata dunia.
Editor: Anton Suhartono