Raja Salman Ajak Negara Anggota G-20 Bekerja Sama Atasi Dampak Global Virus Corona

Anton Suhartono ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 20:25 WIB
Raja Salman Ajak Negara Anggota G-20 Bekerja Sama Atasi Dampak Global Virus Corona

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Raja Salman bin Adulaziz Al Saud membuka KTT Luar Biasa G-20 dari Riyadh, Arab Saudi, Kamis (26/3/2020). Pertemuan para pemimpin 20 negara dengan perekonomian terbesar ini dilakukan secara virtual akibat pandemi virus corona.

KTT G20 membahas dampak ekonomi dari pandemi virus corona yang kini telah menjangkiti hampir 475.000 orang di lebih dari 175 negara.

Raja Salman menekankan, para pemimpin KTT G-20 harus mengambil langkah efektif dan terkoordinasi untuk memerangi krisis global akibat Covid-19.

"Kita harus memiliki respons efektif dan terkoordinasi menghadapi pandemi ini dan mengembalikan kepercayaan ekonomi global," kata Raja Salman, dalam pidato pembukaannya, dikutip dari AFP.

Dia melanjutkan, anggota G-20 punya tanggung jawab untuk membantu negara lain dalam menangani krisis ini sehingga punya kemampuan melewati badai ini.

"Adalah tanggung jawab kita untuk membantu negara-negara berkembang dan negara-negara paling tidak berkembang sehingga memungkinkan mereka membangun kapasitas serta meningkatkan infrastruktur dalam mengatasi krisis ini dan dampaknya," ujarnya.

Para kepala negara G-20 akan menghasilkan pernyataan bersama terkait Covid-19 di pengujung pertemuan virtual.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo ikut berdiskusi secara online dengan para pemimpin G-20 dan organisasi internasional terkait, seperti PBB, WHO, Bank Dunia, dan IMF.

Menurut Kementerian Luar Negeri RI, pembahasan tidak hanya menyangkut penanganan krisis pandemi, namun dampak ekonomi dan sosial yang berpengaruh pada global supply-chain.

Presiden Jokowi akan mendorong solidaritas global yang memerlukan aksi bersama dan terkoordinasi, seperti kepentingan untuk kebutuhan akses dan keterjangkauan peralatan kesehatan dan vaksin.

Bagi Indonesia dan negara berkembang lain, dukungan pendanaan dalam mekanisme bilateral, regional ataupun multilateral perlu didukung dengan peningkatan kerja sama internasional dalam memerangi Covid-19 dan segala dampak ekonomi dan sosialnya.


Editor : Anton Suhartono