Raja Salman Kutuk Penembakan di Pangkalan Laut AS yang Tewaskan 3 Tentara

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 21:00 WIB
Raja Salman Kutuk Penembakan di Pangkalan Laut AS yang Tewaskan 3 Tentara

Suasana di Pensacola Naval Air Station setelah penembakan pada 6 Desember 2019 di Pensacola, Florida. Penembakan kedua di Pangkalan Angkatan Laut AS dalam sepekan menewaskan tiga orang. (foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Raja Salman dari Arab Saudi menelepon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait penembakan fatal di pangkalan angkatan laut AS. Dia mengecam serangan yang diduga dilakukan seorang pelatih angkatan udara Saudi tersebut.

Lewat panggilan telepon dengan Trump, Raja menyatakan kesedihan mendalam atas penembakan di Florida. Dia berjanji bekerja sama dengan para pejabat Amerika.

"Dia (raja) menegaskan bahwa pelaku kejahatan keji ini tidak mewakili rakyat Saudi," demikian pernyataan Raja Salman, menurut Saudi Press Agency (SPA), Sabtu (7/12/2019).

Tiga orang tewas dan delapan lainnya cedera dalam insiden itu, menurut pihak berwenang AS.

"Raja Saudi meyakinkan Trump akan dukungan penuh kerajaan kepada Amerika Serikat, ketika dia memerintahkan dinas keamanan Saudi bekerja sama dengan agen-agen Amerika untuk mengungkap informasi yang akan membantu mengungkap keadaan di balik insiden yang tidak menguntungkan ini," SPA melaporkan.

Penembakan itu terjadi di sebuah gedung kelas di Pensacola Station Air Angkatan Laut Florida.

Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan penembak, yang ditembak mati oleh polisi, adalah bagian dari angkatan udara Saudi.


Editor : Nathania Riris Michico