Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! WN Jepang Ditemukan Tewas di Hotel Jakpus
Advertisement . Scroll to see content

Rangkaian Protes dengan Kekerasan dan Penjarahan, 72 Orang Tewas 1.234 Ditahan

Rabu, 14 Juli 2021 - 08:28:00 WIB
Rangkaian Protes dengan Kekerasan dan Penjarahan, 72 Orang Tewas 1.234 Ditahan
Kebakaran di Taman Campsdrift, lokasi Makro dan China Mall, menyusul protes dan penjarahan di Pietermaritzburg, Afrika Selatan. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JOHANNESBURG, iNews.id - Jumlah korban tewas dalam serangkaian aksi protes dengan kekerasan dan penjarahan di Afrika Selatan naik dari enam menjadi 72 orang. Sementara jumlah massa aksi yang ditangkap mencapai 1.234 orang. 

Polisi setempat mengatakan, massa ditangkap karena saat aksi protes di Provinsi KwaZulu-Natal dan Gauteng, mereka juga melakukan penjarahan pertokoan dan perusakan. 

Di Provinsi Gauteng, sebanyak 45 orang tewas dalam aksi protes atas penahanan mantan Presiden Jacob Zuma. Di provinsi ini, aksi protes terjadi di Kota Johannesburg dan Pretoria. 

Sementara Provinsi KwaZulu-Natal, 27 orang tewas dalam aksi protes yang sama. Sebanyak 10 orang tewas dalam penyerbuan di Kota Soweto dekat Johannesburg pada hari Senin. 

Peserta aksi juga melakukan penjarahan di sebuah mal. Selain toko, mesin ATM juga menjadi sasaran massa yang ingin menjarah uang di dalamnya. 

Peserta aksi tak hanya menjarah dan merusak properti. Mereka juga kedapatan membakar kendaraan dan truk saat aksi. 

Menteri Keamanan Negara, Ayanda Dlodlo membantah klaim rencana kekerasan tidak terdeteksi sebelumnya karena pihaknya abai. Dia mengatakan, departemennya memainkan peran dengan berbagi informasi dengan badan keamanan lain.

"Intelijen telah melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut