Rangkaian Protes dengan Kekerasan dan Penjarahan, 72 Orang Tewas 1.234 Ditahan
Dlodlo mengatakan, dia juga telah menerima laporan tentang kemungkinan serangan terhadap warga negara asing di negara itu. Sebelumnya, beberapa serangan kekerasan xenofobia juga terjadi di Afrika Selatan.
Presiden Cyril Ramaphosa mengeluarkan izin pengerahan personel Angkatan Pertahanan. Mereka mendukung polisi dalam memulihkan ketertiban.
Dia mengatakan kekerasan dan penjarahan belum pernah terjadi sebelumnya di Afrika Selatan pasca-apartheid.
Pada Senin pagi, polisi terlihat bertempur dengan para penjarah di Kota Soweto dan Eldorado, selatan Johannesburg.
Protes dimulai pada Kamis (8/7/2021) di KwaZulu-Natal. Selanjutnya menyebar ke Johannesburg pada Sabtu (10/7/2021). Pada Senin (12/7/2021), kekerasan juga kembali terjadi di KwaZulu-Natal dengan penjarahan.
Para pengunjuk rasa terlihat melarikan diri dengan barang-barang jarahan. Di antaranya elektronik, makanan, dan bahkan kasur. Beberapa terlihat melemparkan batu ke arah polisi, yang dibalas dengan peluru karet dan granat kejut.
Aksi protes ini dipicu penahanan mantan presiden Jacob Zuma pada Rabu (7/7/2021). Dia ditahan karena penghinaan terhadap pengadilan di KwaZulu-Natal.
Editor: Umaya Khusniah