Ratusan Anak di Nigeria Diikat Rantai, Alami Penganiayaan dan Pelecehan Seksual

Anton Suhartono ยท Jumat, 27 September 2019 - 19:47 WIB
Ratusan Anak di Nigeria Diikat Rantai, Alami Penganiayaan dan Pelecehan Seksual

Hampir 500 anak ditemukan dalam kondisi diikat rantai di Nigeria (Foto: Kepolisian Nigeria)

ABUJA, iNews.id - Kepolisian Nigeria membongkar kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap anak-anak. Tak tanggung-tanggung, hampir 500 anak laki-laki dan perempuan dikurung dan mengalami penganiayaan fisik maupun pelecehan seksual.

Polisi menggerebek sebuah rumah besar di Kota Kaduna, Kamis (26/9/2019), yang dijadikan tempat menyekap para korban. Sebagian dari anak-anak itu ditemukan dalam kondisi diikat pakai rantai.

Kepala kepolisian Kaduna Ali Janga, dikutip dari BBC, Jumat (27/9/2019), mengatakan, petugas menggerebek rumah itu setelah mendapat aduan dari masyarakat sekitar mengenai aktivitas mencurigakan.

Ali menyebut tempat itu sebagai rumah penyiksaan dan mengategorikan kasus ini sebagai perbudakan. Tidak semua dari korban merupakan warga Nigeria.

Menurut Ali, dari keterangan korban, mereka mengalami penyiksaan dan dibiarkan kelaparan. Beberapa di antaranya bahkan sudah menghuni rumah itu selama bertahun-tahun.

Tak diketahui bagaimana mereka bisa berada di sana, namun korban mengaku dibawa ke sana oleh keluarga masing-masing karena tempat tersebut diyakini sebagai pesantren Alquran.

Ali menegaskan, tempat itu bukan sekolah dan tak ada indikasi bahwa bangunan itu merupakan pesantren yang memenuhi standar. Petugas menahan delapan orang dalam penggerebekan ini.

Sementara itu para korban dibawa ke stadiun Kaduna untuk dirawat dan didata. Setelah kondisi pulih, mereka akan diserahkan ke keluarga masing-masing.


Editor : Anton Suhartono