Ratusan Gerai KFC di Inggris Tutup karena Krisis Ayam
LONDON, iNews.id - Ratusan gerai KFC di London, Inggris, harus tutup selama pekan ini akibat pasokan ayam di negara tersebut mengalami krisis. Hal ini membuat para penggemar kuliner merindukan ayam goreng khas Kolonel Sanders tersebut, hingga melibatkan pihak berwajib.
Sekitar 450 dari 900 gerai KFC ditutup pada Selasa 20 Februari malam setelah adanya 'masalah operasional' dengan pemasok, menyebabkan mereka tanpa persediaan ayam.
"Setiap hari pengiriman lebih banyak dilakukan. Namun, kami rasa gangguan pada beberapa restoran berlanjut selama sisa pekan ini, yang berarti beberapa gerai akan ditutup dan yang lainnya beroperasi dengan menu yang dikurangi atau waktu yang dipersingkat," kata seorang juru bicara KFC, seperti dikutip dari AFP, Rabu (21/2/2018).
Krisis ayam ini terjadi sejak akhir pekan lalu ketika KFC mengalihkan kontrak pengirimannya ke DHL, yang menyebabkan penutupan di hampir 700 gerai di Inggris.
"Kami telah membuat pengiriman baru yang sedang dalam perjalanan, tapi mereka memiliki beberapa masalah, mendapatkan ayam segar ke 900 restoran di seluruh negeri cukup kompleks," ujarnya.
"Kami sadar ini mungkin membuat Anda terganggu selama beberapa hari terakhir, dan mengecewakan Anda saar ingin makan ayam goreng kesukaan," tambahnya.
Akibat kelangkaan ini, beberapa konsumen melapor ke polisi. Laporan-laporan soal tutupnya gerai KFC ini memicu kemarahan karena bukan wewenang polisi.
"Tolong jangan hubungi kami mengenai krisis KFC, bukan urusan polisi jika restoran favorit Anda tidak menyajikan menu yang Anda inginkan," demikian pernyataan departemen kepolisian London melalui Twitter.
Direktur ritel DHL, John Boulter, mengatakan perusahaan pengiriman tersebut bekerja agar bisa mengembalikan pelayanan KFC kembali normal secepat mungkin.
"Alasan dari gangguan tak terduga ini sedang dikerjakan. Kami berkomitmen untuk memperbaiki langkah agar KFC membuka kembali tokonya dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan pihak DHL.
Editor: Anton Suhartono