Rayakan Idul Fitri di Pantai, 450 Pengungsi Rohingya Malah Ditangkap Polisi

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 05 Mei 2022 - 17:27:00 WIB
Rayakan Idul Fitri di Pantai, 450 Pengungsi Rohingya Malah Ditangkap Polisi
Ilustrasi orang ditangkap polisi. (Foto: iNews.id)

DHAKA, iNews.id – Polisi Bangladesh menahan sedikitnya 450 pengungsi Rohingya tatkala mereka sedang merayakan Idul Fitri di pantai yang populer di negara Asia Selatan itu.

AFP melansir, saat ini ada sekitar 920.000 pengungsi Rohingya di Bangladesh. Oleh otoritas setempat, mereka dilarang meninggalkan kamp pengungsian yang dipagari kawat berduri di tenggara negara itu. Sudah bertahun-tahun orang-orang Rohingya itu terkurung di sana.

Sebagian besar penduduk Rohingya melarikan diri ke Bangladesh setelah militer Myanmar menyerang kampung halaman mereka di Negara Bagian Rakhine pada 2017. Oleh Amerika Serikat, tindakan brutal tentara Myanmar itu dianggap sebagai genosida.

Dalam beberapa bulan terakhir, para pengungsi Rohingya mengaku menghadapi kesulitan yang terus meningkat di kamp-kamp mereka. Apalagi, pihak berwenang Bangladesh membuldoser sekitar 3.000 toko mereka dan puluhan sekolah swasta yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat pengungsi.

Juru Bicara Kepolisian Bangladesh, Rafiqul Islam mengatakan, petugas melakukan penggerebekan di kota Cox's Bazar pada Rabu (4/5/2022) malam. Dalam operasi itu, polisi menahan lebih dari 450 Rohingya di salah satu pantai terbesar di dunia yang ada di Bangladesh.

Pantai utama di Cox's Bazar berjarak hanya sekitar 40 kilometer dari pemukiman pengungsi.

Rafiqul mengatakan, penggerebekan itu menjadi bagian dari langkah-langkah penegakan keamanan di Cox's Bazar, distrik resor terbesar di Bangladesh yang menarik jutaan wisatawan selama musim liburan, termasuk Idul Fitri.

“Orang-orang Rohingya terlibat dalam berbagai kejahatan. Itu tidak aman bagi turis kami. Kami telah memperkuat keamanan kota. Saat wisatawan mengunjungi Cox's Bazar pada Idul Fitri, kami telah meningkatkan patroli untuk menjaga mereka tetap aman,” ujar Rafiqul.

Menurut dia, di antara orang Rohingya yang ditahan itu termasuk satu pengungsi berusia 13 tahun. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda