Rekor, Kerangka Dinosaurus T-Rex Terjual Rp462 Miliar dalam Lelang

Anton Suhartono ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 11:28:00 WIB
Rekor, Kerangka Dinosaurus T-Rex Terjual Rp462 Miliar dalam Lelang
Kerangka dinosaurus T-Rex terjual seharga 31,8 juta dolar AS dalam lelang di New York, AS (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Kerangka dinosaurus T-Rex (Tyrannosaurus) paling kengkap di dunia terjual dengan harga 31,8 juta dolar AS atau sekitar Rp462,6 miliar dalam lelang yang digelar Christie di New York, Amerika Serikat, Selasa (6/10/2020).

Angka tersebut merupakan rekor tertinggi, yakni lebih mahal hampir 4 kali lipat dibandingkan lelang kerangka dinosaurus sebelumnya.

Predator yang berada di rantai makanan teratas itu dibuka dengan harga penawaran antara 6 juta sampai 8 juta dolar AS.

Penawaran mencapai angka 9 juta dolar AS dalam waktu kurang dari 2 menit sejak lelang dimulai. Setelah 14 menit, hanya tersisa tiga penawar dan sebelum palu terakhir diketuk tersebutlah angka 27,5 juta dolar AS, ditambah komisi serta dengan biaya lain.

Harga kerangka T-Rex itu mengalahkan rekor yang dicetak spesimen bernama Sue yang terjual seharga 8,4 juta dolar AS dalam lelang yang digelar Sotheby pada Oktober 1997 di Museum of Natural History, Chicago.

Saat ini ada sekitar 50 kerangka T-Rex yang ditemukan sejak penggalian pertama pada 1902.

Fosil yang diberi nama Stan dengan tinggi 4 meter dan panjang 34 meter itu terdapat luka bekas tusukan di tengkorak dan leher yang diyakini para ahli sebagai bekas perkelahian sesama T-Rex. Bobotnya diperkirakan mencapai 8 ton saat masih hidup, yakni sekitar 67 juta tahun lalu.

Kerangka itu ditemukan di South Dakota pada 1987 dan diberi nama berdasarkan paleontolog yang menemukannya, Stan Sacrison.

Ahli paleontologi dari Institut Penelitian Geologi Black Hills di South Dakota menghabiskan lebih dari 30.000 jam untuk menggali dan kemudian mengumpulkan 188 tulang T-Rex ini. Kerangka-kerangka itu lalu disusun berdasarkan salinan spesimen Tyrannosaurus. Dia diperkirakan hidup selama 20 tahun.

Editor : Anton Suhartono