Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Rekor Terendah, Tak Lebih dari 900.000 Bayi Lahir di Jepang pada 2019

Selasa, 24 Desember 2019 - 19:45:00 WIB
Rekor Terendah, Tak Lebih dari 900.000 Bayi Lahir di Jepang pada 2019
Jumlah bayi di Jepang yang lahir pada 2019 kurang dari 900.000, terendah sepanjang sejarah (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Jumlah bayi yang lahir di Jepang sepanjang 2019 mencapai rekor terendah sejak pemerintah mengumpulkan data angka kelahiran pada 1899. Bayi yang lahir sepanjang 2019 tak sampai 900.000 atau lebih rendah 5,9 persen dari perkiraan.

Berkurangnya jumlah kelahiran berarti pemerintah harus menganggarkan dana kesejahteraan lebih besar bagi populasi lanjut usia di masa mendatang. Ini bisa merusak pertumbuhan ekonomi.

Data mengungkap, angka kematian sepanjang tahun ini 512.000 lebih besar dibandingkan kelahiran. Untuk pertama kalinya, selisih angka kematian dan kelahiran melampaui 500.000. Bayi yang lahir pada tahun ini sebanyak 864.000 sedangkan tahun lalu 918.400.

Seorang pejabat kantor pemerintah yang mengurusi data kependudukan, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/12/2019), menyebutkan, dari sisi persentase, ini merupakan penurunan kelahiran terbesar sejak 1975. Pemicunya, kata dia, jumlah perempuan berusia 25 hingga 39 tahun lebih sedikit. Pemerintah berharap tingkat kelahiran 1,8 persen.

Sementara itu data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada April 2018 mengungkap, populasi penduduk Jepang pada 2017 kembali menurun menjadi sekitar 127 juta jiwa. Ini merupakan penurunan ketujuh kali berturut-turut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut