Rentetan Teror Kendaraan Tabrak Kerumunan Orang
JAKARTA, iNews.id - Aksi teror dengan cara menabrakkan kendaraan ke kerumunan orang di jalur pejalan kaki atau sepeda di New York, Amerika Serikat, pada Selasa 31 Oktober 2017 sore, bukan kali pertama terjadi di dunia. Ada beberapa kali penyerangan serupa dengan korban hingga puluhan orang.
Aksi dengan korban terbanyak teradi di Nice, Prancis, pada tahun lalu yang menewaskan 84 orang. Umumnya aksi teror terjadi di Eropa. Berikut rentetan aksi teror menggunakan kendaraan:
1. Nice, Prancis (14 Juli 2016)
(Foto: Reuters)
Teror yang terjadi di Nice, Prancis, pada perayaan Hari Bastille pada 2016 menewaskan 84 orang. Pelaku menggunakan truk menabrak kerumunan orang yang sedang menyaksikan perayaan kembang api. Pelaku penyerangan tersebut merupakan warga negara Prancis keturunan Tunisia bernama Mohamed Lahouaiej Bouhlel. ISIS mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas teror mencekam ini.\
2. Stockholm, Swedia (7 April 2017)
(Foto: Reuters)
Penyerangan terjadi di Drottinggatan (Queen Street), Stockholm, Swedia. Pelaku menabrakkan mobilnya ke trotoar kemudian masuk ke pusat perbelanjaan yang sedang ramai pengunjung. Empat orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka akibat serangan ini. Pelaku merupakan seorang pria berkewarganegaraan Uzbekistan bernama Rakhmat Akilov. ISIS diduga terlibat atas terjadinya penyerangan ini.
3. Westminster Bridge, Inggris (3 Juni 2017)
(Foto: Reuters)
Penyerangan terjadi di London Bridge, Inggris, menyebabkan tujuh orang meninggal dan 50 orang luka-luka. Pelaku menabrak kerumunan orang di trotoar dengan kendaraan berkecepatan sekitar 90 kilometer per jam serta menusuk orang-orang di lokasi. Pelaku diketahui bernama Khuram Shazad Butt berkewarganegaraan Pakistan serta Rachi Redoune dan Youssef Zaghba berkewarganegaraan Maroko.
4. Barcelona, Spanyol (17 Agustus 2017)
(Foto: Reuters)
Serangan terjadi di La Ramblas Avenue yang merupakan salah satu tempat wisata popular di Barcelona, Spanyol. Pengemudi mobil van menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang menyebabkan 14 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka. Pelaku bernama Younes Abuyaaqoub berusia 22 tahun berkewarganegaraan Maroko tewas ditembak oleh polisi saat pengejaran.
5. New York, Amerika Serikat (31 Oktober 2017)
(Foto: Reuters)
Sebanyak delapan orang yang tewas dan setidaknya 12 orang luka-luka dalam aksi teror di Manhattan, New York. Pelaku dilaporkan merupakan warga Uzbekistan bernama Syafullo Saipov. Ia melajukan mobilnya menerobos jalur pejalan kaki dan sepeda lalu menabrak bus sekolah.
Pelaku ditembak polisi di bagian perut, namun nyawanya masih terselematkan. Truk pikap yang digunakan dalam aksi ini merupakan mobil sewaan. Saipov sehari-hari berkerja sebagai driver Uber. Ia mendapat SIM dari Florida.
Editor: Zen Teguh