Rusia Anggap Rencana Barat Kirimkan Jet Tempur F-16 ke Ukraina sebagai Ancaman Nuklir
“Kami telah menginformasikan para pemilik kekuatan nuklir, yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, bahwa Rusia tidak dapat mengabaikan kemampuan pesawat (F-16) ini untuk membawa senjata nuklir,” ujar Lavrov.
Diplomat top Rusia itu mengatakan, militernya tidak akan memilah-milah apakah jet tertentu memiliki kemampuan nuklir atau tidak selama pertempuran.
“Fakta munculnya sistem (F-16) seperti itu di Angkatan Bersenjata Ukraina akan kami anggap sebagai ancaman dari Barat di bidang nuklir,” kata Lavrov.
Pembantu utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, Kiev berharap untuk menerima pasokan pertama jet tempur F-16 dari negara-negara Barat pada akhir 2023. Sementara Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, pada bulan lalu mengatakan bahwa aliansi militer itu akan memulai pelatihan para pilot Ukraina untuk menggunakan pesawat tempur F -16 pada musim panas ini.
Editor: Ahmad Islamy Jamil