MINSK, iNews.id – Rusia dan Belarusia memperpanjang latihan militer bersama di utara Ukraina. Sedianya, latihan perang itu berakhir pada Minggu (20/2/2022) ini.
Langkah tersebut dinilai semakin mengintensifkan tekanan pada Ukraina, ketika para pemimpin Barat memperingatkan invasi Moskow terhadap Kiev bakal segera terjadi.
Presiden Zelenskyy: Terima Kasih AS, tapi Saya Lebih Percaya Intelijen Ukraina soal Rusia
Menteri Pertahanan Belarusia, Viktor Khrenin mengatakan, keputusan untuk memperpanjang latihan gabungan itu diambil sehubungan dengan peningkatan aktivitas militer di dekat perbatasan luar Rusia dan Belarusia. Situasi itu menyusul meningkatnya ketegangan di wilayah Donbas di Ukraina Timur.
Jumlah tentara Rusia di Belarusia diperkirakan mencapai 30.000 personel. NATO pun menyebut Moskow dapat menggunakan mereka sebagai bagian dari pasukan invasi untuk menyerang Ukraina.
ICRC Desak Berbagai Pihak Selamatkan Infrastruktur Sipil di Ukraina
Rusia sudah berulang kali menyangkal tuduhan Barat soal rencana Moskow menyerang Ukraina itu.