MOSKOW, iNews.id - Hubungan Rusia dan Korea Selatan dalam beberapa waktu belakangan menjadi kian tegang dan berada di ambang permusuhan. Itu terjadi sejak pertemuan Presiden Vladimir Putin dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, pekan lalu.
Hari ini, Moskow kembali memperingatkan Seoul agar tidak melakukan tindakan gegabah, termasuk kemungkinan memasok senjata mematikan ke Ukraina. Sebab, Rusia melihat langkah semacam itu dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diubah bagi Korsel.
Antisipasi Invasi China, Taiwan Gelontorkan Rp666 Triliun untuk Beli Senjata
Pekan lalu, kantor berita Yonhap dengan mengutip kantor kepresidenan Korea Selatan, melaporkan bahwa Seoul akan mempertimbangkan kembali kemungkinan menyediakan senjata mematikan ke Ukraina setelah Rusia dan Korut menandatangani perjanjian militer dalam kunjungan Putin-Kim pekan lalu.
“Kami ingin memperingatkan Republik Korea terhadap tindakan gegabah yang dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diubah bagi hubungan Rusia-Korea Selatan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, kepada wartawan di Moskow, Rabu (26/6/2024).
NATO Bakal Bantu Korsel Hadapi Ancamam Militer Serius, Maksudnya Rusia dan Korut?
Menurut diplomat itu, Rusia tidak akan diam terhadap penyerahan senjata dan peralatan militer Korsel ke Ukraina. Dia juga menambahkan, pasokan senjata mematikan dari Seoul ke Kiev akan menyebabkan memburuknya hubungan antara Rusia dan Korea Selatan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku