Rusia Mulai Operasikan Rudal Avangard, Berkemampuan 27 Kali Kecepatan Suara

Anton Suhartono ยท Sabtu, 28 Desember 2019 - 10:44 WIB
Rusia Mulai Operasikan Rudal Avangard, Berkemampuan 27 Kali Kecepatan Suara

Rusia mulai operasikan Avangard (Foto: AFP)

MtOSKOW, iNdws.id - Rusia mulai mengoperasikan sistem persenjataan antarbenua Avangard, Jumat (27/12/2019). Senjata ini mampu menjelajah 27 kali dari kecepatan suara.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu sudah melaporkan kepada Presiden Vladimir Putin mengenai penyebaran rudal yang bisa memperkuat kemampuan serangan nuklir itu.

Putin menggambarkan Avangard sebagai terobosan teknologi yang sebanding dengan peluncuran satelit pertama Uni Soviet pada 1957.

Avangard diluncurkan di atas rudal balistik antarbenua, namun hulu ledaknya tidak seperti rudal biasa yang mengikuti jalur yang dapat diprediksi setelah diluncurkan. Senjata ini dapat membuat manuver tajam di atmosfer menuju target, membuatnya jauh lebih sulit untuk dicegat.

Shoigu memberi tahu Putin bahwa unit rudal pertama yang dilengkapi dengan kendaraan hipersonik Avangard memasuki tugas tempur.

“Saya mengucapkan selamat kepada Anda atas acara penting ini untuk militer dan seluruh bangsa," kata Shoigu, dikutip dari AP, Sabtu (28/12/2019).

Kepala Pasukan Rudal Strategis, Sergei Karakayev, mengatakan, Avangard menjalankan misi di wilayah Orenburg di Pegunungan Ural.

Putin meluncurkan Avangard di antara calon sistem persenjataan lainnya dalam pidato kenegaraannya pada Maret 2018. Saat itu dia membanggaan senjata ini, bahwa kemampuannya dalam melakukan manuver tajam menuju sasaran menjadi andalan.

"Senjata ini menuju sasaran seperti meteorit, seperti bola api," katanya saat itu.

Pemimpin Rusia mencatat bahwa Avangard dirancang menggunakan bahan komposit baru sehingga mampu menahan suhu hingga 2.000 derajat Celsius yang dihasilkan saat melalui atmosfer dengan kecepatan hipersonik.

Putin mengatakan Rusia harus mengembangkan Avangard dan sistem senjata prospektif lainnya untuk menangkal Amerika Serikat yang juga mengembangkan sistem pertahanan rudal yang dapat mencegat sistem pencegah nuklir Rusia.

Militer menyatakan Avangard mampu terbang 27 kali lebih cepat dari kecepatan suara dan membawa hulu ledak nuklir hingga 2 megaton.

Editor : Anton Suhartono