Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Resmi Umumkan Rebut Kota Soledar di Ukraina, Berikutnya Bakhmut

Jumat, 13 Januari 2023 - 18:09:00 WIB
Rusia Resmi Umumkan Rebut Kota Soledar di Ukraina, Berikutnya Bakhmut
Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi mengatakan bahwa pasukannya telah menguasai kota tambang garam Soledar di Ukraina timur. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi mengatakan bahwa pasukannya telah menguasai kota tambang garam Soledar di Ukraina timur. 

"Pasukan Rusia merebut kota itu, yang telah lama menjadi fokus pertempuran sengit dan pengeboman, pada Kamis malam," kata kementerian itu, Jumat (13/1/2023). 

Kemenhan juga menambahkan dengan keberhasilan menguasai Soledar, akan memungkinkan pasukannya untuk memotong pasukan Ukraina dari kota terdekat, Bakhmut yang jauh lebih besar. 

Reuters tidak dapat segera memverifikasi klaim kementerian pertahanan tersebut.

Sebelumnya, di hari yang sama, Ukraina mengatakan bahwa pasukannya masih bertahan di Soledar setelah malam pertempuran yang "panas". Wilayah tersebut menjadi salah satu medan perang paling berdarah dari seluruh perang di Ukraina.

Namun berita menyedihkan datang dari pasukan Ukraina yang bertempur di Kota Soledar. Dilaporkan, mereka telah ditelantarkan oleh Kiev dan itinggalkan tanpa makanan, sementara persediaan air minum dan amunisi tidak memadai.

Hal itu diungkapkan oleh seorang tentara Ukraina pada Kamis (12/1/2023) malam. Menurut dia, ada sejumlah prajurit Ukraina yang terluka di Soledar namun ditinggalkan begitu saja oleh Kiev.

“Kami mencoba mundur sendiri... Jika tidak ada perintah untuk mundur hari ini, kemungkinan besar kami tidak akan punya waktu untuk pergi,” kata tentara itu kepada CNN melalui telepon. 

“Kami diberi tahu bahwa kami akan ditarik. Dan sekarang kami ditinggalkan begitu saja,” ujarnya.

Dia mengatakan, unitnya telah kehabisan makanan, kehabisan air, dan memiliki sedikit amunisi. Ada beberapa rekannya yang terluka.

“Evakuasi terakhir tiga hari lalu. Perintahnya adalah bertahan sampai akhir. Dilihat dari suara pertempuran, tetangga kami (unit-unit lain) mundur atau diperintahkan mundur. Tapi kami disuruh bertahan,” ucapnya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut