WASHINGTON DC, iNews.id – Sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Moskow pasacaserangan di Ukraina tidak membuat Rusia goyah. Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov mengatakan, sanksi Washington DC untuk melemahkan ekonomi negeri beruang merah tidak akan mencapai tujuannya.
“Serangan sanksi berantai tidak akan mencapai tujuannya. Tidak ada cara untuk membuat orang-orang Rusia bertekuk lutut di hadapan ketidakbenaran,” ungkap Antonov dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Kedutaan Besar Rusia di AS lewat aplikasi Telegram, Jumat (25/3/2022), seperti dikutip kantor berita Sputnik.
Pakar Perang Ini Ungkap Kendali Rudal Iran Diserahkan kepada Komandan Lapangan
“Tidak ada yang akan bisa memaksa kami untuk mengorbankan kebaikan tanah air kami untuk menyenangkan kehendak Amerika Serikat dan sekutunya,” ujarnya.
Antonov pun mendesak para pejabat AS untuk menyelesaikan masalah negara mereka sendiri, daripada memaksakan diri dengan mengorbankan Rusia. Menurut dia, “paket” baru sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Moskow ditujukan untuk menghancurkan ekonomi dan merusak situasi politik domestik di Rusia.
AS Jatuhkan Sanksi kepada 328 Anggota Duma Negara Rusia
“Pihak berwenang AS ingin membungkam semua pembangkang dengan menista slogan yang mereka usung sendiri tentang kebebasan berbicara dan demokrasi,” kata Antonov.
PM Boris Johnson Sebut Vladimir Putin Barbar, Kremlin: Dia Paling Aktif Jadi Anti-Rusia
Sebelumnya AS menjatuhkan sanksi terhadap ratusan anggota Duma Negara (Parlemen Rusia) karena mendukung tindakan Presiden Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina. Padahal, menurut Antonov, para anggota legislatif itu hanya mengekspresikan posisi mereka sendiri demi membela kepentingan nasional Rusia.
Antonov menilai, sanksi yang diberikan AS terhadap para pejabat dan politisi Rusia lebih disebabkan ekspresi politik mereka hanya tidak sesuai dengan kemauan Washington DC.
Editor: Ahmad Islamy Jamil