Saat Diterjang Topan Hagibis, Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Juga Guncang Jepang

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 12 Oktober 2019 - 21:13 WIB
Saat Diterjang Topan Hagibis, Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Juga Guncang Jepang

Banjir menerjang wilayah Tokyo, Jepang. (FOTO: REUTERS)

TOKYO, iNews.id - Topan Hagibis menghantam Jepang, Sabtu (12/10/2019), dan menewaskan sedikitnya dua orang. Sekitar 7,3 juta orang saat ini berada di bawah perintah evakuasi dan lebih dari 30 orang terluka, empat dalam kondisi serius.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Hagibis menghantam pulau Honshu tepat sebelum 19.00 (1000 GMT), meluncur ke arah Izu, semenanjung barat daya Tokyo.

Topan ini membawa hembusan angin hingga 216 kilometer per jam selama sekitar satu jam.

Badai itu merenggut korban pertamanya berjam-jam sebelum tiba di pantai, ketika angin kencang membalik sebuah mobil di Chiba dan menewaskan pengemudi.

Namun hujan lebat mendorong JMA mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi untuk beberapa wilayah Tokyo dan daerah sekitarnya.

"Hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya terlihat di kota-kota dan desa-desa di mana peringatan darurat dikeluarkan," kata pejabat JMA, Yasushi Kajiwara, seperti dilaporkan AFP.

BACA JUGA: Topan Hagibis Landa Jepang: 1 Orang Tewas, Hampir 2 Juta Warga Dievakuasi

"Kemungkinannya sangat tinggi sehingga bencana seperti tanah longsor dan banjir terjadi. Penting untuk mengambil tindakan yang dapat membantu menyelamatkan hidup Anda."

Setidaknya dua tanah longsor sudah dikonfirmasi, dengan seorang pria berusia 60-an tewas di Gunma.

Menjelang sore, puluhan ribu orang berada di tempat penampungan dan menerima jatah makanan darurat dan selimut.

Tak lama, gempa berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Tokyo dan semakin meningkatkan kepanikan warga.

Di antara para pengungsi, beberapa merupakan warga yang rumahnya rusak akibat topan kuat yang melanda wilayah itu bulan lalu.

"Saya dievakuasi karena atap saya rusak oleh topan lainnya dan hujan turun. Saya sangat khawatir dengan rumah saya," kata seorang lelaki berusia 93 tahun kepada penyiar nasional NHK.

BACA JUGA: Topan Hagibis Luluhlantakkan Jepang, Begini Penampakannya

Dia saat ini berlindung di sebuah pusat di Tateyama di timur Chiba.

Di Yokohama, di luar Tokyo, warga lain berjongkok di rumah mereka meskipun ada badai.

"Saya berusia 77 dan saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Hidetsugu Nishimura, kepada AFP.

"Kita bisa mendengar hiruk-pikuk dari hujan dan angin, dan serpihan atap hilang. Selama satu jam, rumah itu bergetar karena angin dan hujan."

Lima orang termasuk seorang bocah lelaki berusia tiga tahun dilarikan ke rumah sakit, tetapi tidak ada yang menderita cedera serius, kata pemadam kebakaran setempat kepada AFP.


Editor : Nathania Riris Michico