Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis, Pria Ini Bunuh 6 Orang termasuk Anggota Keluarga dan Pendeta
Advertisement . Scroll to see content

Sadis, Geng Narkoba Gantung 9 Orang di Jalan Layang dan Tembak Mati 10 Lainnya

Jumat, 09 Agustus 2019 - 18:53:00 WIB
Sadis, Geng Narkoba Gantung 9 Orang di Jalan Layang dan Tembak Mati 10 Lainnya
Geng narkoba Meksiko gantung 9 orang di jembatan layang (Foto: EPA)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.id - Pertikaian angtergeng narkoba di Meksiko semakin menjadi. Polisi menemukan sembilan mayat dalam kondisi tergantung di jembatan layang Kota Uruapan, Negara Bagian Michoacan, Kamis (8/8/2019).

Di samping jasad-jasad yang tergantung itu, pelaku memasang spanduk yang isinya mengancam geng pesaing mereka di bisnis haram ini.

Total ada 19 mayat yang ditemukan, tujuh mayat lainnya dibuang di pinggir jalan dekat para korban yang digantung dan tiga lainnya ditemukan di ujung jalan.

Pembunuhan besar-besaran yang dilaporkan oleh Kejaksaan Michoacan ini menandai kembalinya pembantaian mengerikan yang dilakukan kelompok kartel narkoba setelah peperangan pada periode 2006-2012 di Meksiko. Saat itu mayat dibuang di pinggir jalan sebagai pesan kepada geng pesaing serta pihak keamanan.

Jaksa Agung Michoacan, Adrian Adrian Lopez Solis, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (9/8/2019), mengatakan, dua jenazah yang digantung merupakan perempuan dalam kondisi setengah telanjang.

Beberapa korban lainnya digantung dalam kondisi tangan diikat dan celananya dipeloroti.

Selain itu, sebagian mayat yang dibuang di pinggir jalan dalam kondisi tak utuh. Merek diketahui ditembak terlebih dulu.

Dari tulisan di spanduk terungkap inisial geng narkoba yang terkenal kejam, Jalisco. Mereka mengancam pesaingnya Viagras.

"Jadilah seorang patriot, bunuh Viagra," bunyi sebagian tulisan di spanduk.

Lopez Solis mengungkap, pembunuhan pada Kamis itu tampaknya bagian dari perang menguasai wilayah.

"Geng-geng kriminal tertentu berebut wilayah untuk mengendalikan kegiatan terkait distribusi dan konsumsi narkoba. Sayangnya, konflik disertai tindakan semacam ini yang membuat warga lainnya cemas," kata dia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut