Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menuju Final Miss World 2018, Kontestan dari Prancis Juara Top Model
Advertisement . Scroll to see content

Sanya, Miss World, dan Politik Beijing

Selasa, 14 November 2017 - 14:17:00 WIB
Sanya, Miss World, dan Politik Beijing
Penobatan juara pada penyelenggaraan Miss World 2015 di Sanya, China, pada Desember 2015. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sejak pertama kali digelar pada 29 Juli 1951, tak sekalipun kontes kecantikan internasional, Miss World, keluar dari London, Inggris. Begitu terus hingga bertahan tiga dekade lebih. Baru pada penyelenggaraan ke-39 (1989) terobosan besar terjadi. Hong Kong ditunjuk menjadi tuan rumah. Dari situ Miss World pun melanglang buana ke banyak  negara.

Tercatat Amerika Serikat, Afrika Selatan (Afsel),  China, India, Seychelles, Polandia dan Indonesia pernah merasakan kemegahan serta euforia sebagai penyelenggara event prestisius ini.  Kendati telah melebarkan sayap, baru China satu-satunya negara di luar Inggris yang paling banyak menyelenggarakan Miss World.

Dengan penunjukan kembali Kota Sanya di Provinsi Hainan sebagai tempat final Miss World 2017, sudah delapan kali Negeri Tirai Bambu menjadi host acara ini, sekali lebih banyak dari Afsel.  Dari jumlah itu, tujuh penyelenggaraan berlangsung di Sanya. Hanya sekali di kota lain, yakni Dongsheng Fitness Center Stadium, Ordos City, Inner Mongolia.

Kembali dipilihnya China sebagai tuan rumah sedikit banyak mengusik rasa penasaran khalayak. Mengapa China? Persisnya, kenapa Sanya lagi?

Arah Kebijakan Beijing

Selama bertahun-tahun China menentang kontes kecantikan. Pada pertengahan abad lampau, Mao Zedong menyebut acara ini tak lebih dari omong kosong kaum borjuis. Pendiri Republik Rakyat China itu bahkan menggambarkan para peserta kontes itu sebagai orang yang "kurang menghormati diri sendiri".

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut