Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hong Myung-bo Diteriaki dan Diusir Suporter di Bandara Incheon: Keluar dari Korea, Kembalikan 2 Miliar Won!
Advertisement . Scroll to see content

Satelit Korut yang Jatuh ke Laut Ternyata Tak Punya Kegunaan Militer, Korsel Dikibuli Pyongyang?

Rabu, 05 Juli 2023 - 11:17:00 WIB
Satelit Korut yang Jatuh ke Laut Ternyata Tak Punya Kegunaan Militer, Korsel Dikibuli Pyongyang?
Peluncuran satelit pengintai militer oleh Korea Utara yang berujung kegagalan pada akhir Mei lalu. (Foto: KCNA/Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara, peneliti di Asan Institute for Policy Studies di Seoul, Yang Uk, juga mengatakan hal yang serupa. “Resolusi perangkat optik yang dipasang di satelit tidak cocok untuk penggunaan militer,” ungkapnya.

Militer Korea Selatan melacak peluncuran kendaraan luar angkasa tersebut dan mengidentifikasi potongan besar berbentuk silinder di dalam air hanya beberapa jam setelah peluncuran. Akan tetapi, objek tersebut tenggelam ke dasar laut. Benda itu dipulihkan dua minggu kemudian.

Bulan lalu, Korea Utara membuat pengakuan publik—yang jarang sekali terjadi—tentang peluncuran satelit yang gagal, dengan mengatakan itu adalah “kegagalan terbesar”. Akan tetapi, Pyongyang kemudian berjanji untuk meluncurkan lagi satelit lainnya.

Korea Utara telah memacu program peluncuran satelit sejak dekade 1990-an. Negara itu berusaha meluncurkan satelit pengintaian pertamanya untuk meningkatkan pemantauan kegiatan militer AS.

Pada 2012 dan 2016, Korea Utara meluncurkan objek yang masih berada di orbit. Pyongyang mengatakan itu adalah satelit observasi, tetapi belum ada konfirmasi bahwa mereka berfungsi atau memancarkan sinyal.

Peluncuran satelit pada 31 Mei itu dikecam secara luas oleh Korea Selatan, Jepang, dan Barat sebagai pelanggaran hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang penggunaan teknologi rudal balistik oleh Korea Utara. Namun, Pyongyang menyebut kritik semacam itu sebagai pelanggaran atas hak kedaulatannya untuk membela diri dan eksplorasi ruang angkasa.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut