TORONTO, iNews.id – Pelaku pembunuhan satu keluarga Muslim di London, Ontario, Kanada, telah ditangkap polisi. Aparat keamanan setempat mengatakan, tersangka melakukan aksi keji itu karena dimotivasi oleh kebencian.
Polisi di London, Ontario, dengan mengutip saksi, mengungkapkan bahwa pelaku bernama Nathaniel Veltman yang berusia 20 tahun itu menaiki trotoar dengan kendaraan pikapnya pada Minggu (6/6/2021). Dia lalu menabrak lima anggota keluarga yang berusia antara 9 hingga 74 tahun, dan kemudian kabur dengan kecepatan tinggi.
Antisipasi Invasi China, Taiwan Gelontorkan Rp666 Triliun untuk Beli Senjata
Veltman tercatat sebagai penduduk London. Dia ditangkap tak lama setelah insiden maut tersebut. Pelaku didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan satu tuduhan percobaan pembunuhan. Dia akan menjalani sidang lanjutan di pengadilan pada Kamis (10/6/2021), setelah dikembalikan ke tahanan pada Senin (7/6/2021).
“Ada bukti bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan, tersusun, dan dimotivasi oleh kebencian,” ujar Inspektur Detektif Paul Waight dari Departemen Kepolisian London kepada wartawan, dikutip Reuters, Selasa (8/6/2021).
4 Muslim Tewas Ditabrak Mobil, PM Kanada: Tak Ada Tempat bagi Islamofobia
Menurut dia, kuat dugaan pelaku mengidap Islamofobia. “Kami yakin para korban menjadi sasaran karena keyakinan Islam yang mereka anut,” kata Waight.
Polisi di London—kota yang terletak sekitar 200 km di barat daya Toronto itu—sedang berkonsultasi dengan Royal Canadian Mounted Police (Angkatan Kepolisian Kerajaan Kanada) dan jaksa tentang kemungkinan mengajukan tuntutan terorisme terhadap Veltman.
Menurut polisi, tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Masih belum diketahui apakah pelaku merupakan anggota kelompok pengusung kebencian terhadap agama atau ras tertentu di negara itu. Tidak ada bukti yang menunjukkan adanya orang lain yang terlibat dalam aksi sadis pelaku.
Veltman ditangkap di tempat parkir sebuah mal tanpa perlawanan.