Satu Lagi Negara Muslim Akan Berdamai dengan Israel, Segera Diumumkan AS
TEL AVIV, iNews.id - Israel mengklaim ada satu atau dua negara muslim lagi yang akan menormalisasi hubungan, menyusul Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko.
Ini akan menjadi negara muslim kelima yang menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel di masa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Empat negara muslim sebelumnya berdamai dengan Israel setelah ditengahi AS.
Menteri Kerja Sama Kawasan Israel Ofir Akunis mengatakan kepada stasiun televisi Ynet TV, Rabu (23/12/2020), pengumuman normalisasi hubungan akan disampaikan sebelum Trump lengser dari Gedung Putih.
"Kami sedang berupaya ke arah itu. Akan ada pengumuman dari Amerika tentang negara lain yang menormalisasi hubungan dengan Israel, kesepakatan damai," kata Akunis, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Israel Akan Sahkan RUU Legalkan Permukiman Yahudi di Palestina, Yordania: Pelanggaran Terang-terangan
Dia menolak menyebutkan nama negara tersebut, tapi mengatakan ada dua kandidat utama, salah satunya merupakan negara Teluk.
Akunis tak menolak saat didesak wartawan bahwa negara yang dimaksud merupakan Oman.
Telepon Jokowi, Presiden Palestina Puji Indonesia Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Kandidat lain, lanjut dia, bukan negara Arab melainkan lebih jauh ke timur.
Maroko Dapat Tawaran Senjata Rp14,15 Triliun dari AS, usai Berdamai dengan Israel
"Negara muslim yang tidak kecil," ujarnya, seraya memastikan bukan Pakistan.
Satu negara yang sempat menjadi pembicaraan adalah Indonesia, namun pemerintah menegaskan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel selama tuntutan negara Palestina belum terwujud.
Palestina khawatir normalisasi hubungan negara-negara muslim maupun Arab dengan Israel akan melemahkan posisi yang sudah dibangun sejak lama yakni menyerukan penarikan Israel dari wilayah pendudukan Tepi Barat.
Editor: Anton Suhartono