Sebut Ancaman Militer China Semakin Meningkat, Taiwan: Kami Khawatir

Ahmad Islamy Jamil ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 16:39:00 WIB
Sebut Ancaman Militer China Semakin Meningkat, Taiwan: Kami Khawatir
Bendera China (kiri) dan bendera Taiwan. (Foto: AFP)

TAIPEI, iNews.id – Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, melihat China sedang meningkatkan kesiapan militer untuk menyalip negaranya. Pernyataan itu menyusul lonjakan latihan militer China baru-baru ini di dekat Taiwan—yang dianggap Beijing sebagai miliknya.

China pun tampaknya masih akan menggunakan pendekatan kekuatan (hard power) atau paksaan untuk membawa Taiwan yang demokratis berada di bawah kendalinya. “Melihat tren jangka panjang, China tampaknya secara bertahap meningkatkan kesiapan militernya, terutama di udara atau di perairan dekat Taiwan,” kata Wu kepada wartawan, dikutip Reuters, Rabu (22/7/2020).

“Apa yang sedang dilakukan Tiongkok saat ini adalah terus meningkatkan kesiapan untuk menyelesaikan masalah Taiwan. Ancaman sedang meningkat,” ujarnya.

Sementara, penguasa Tiongkok mengklaim latihan militer mereka di perairan dekat Taiwan bukanlah sesuatu hal yang aneh. Latihan itu, menurut Beijing, dirancang untuk menunjukkan tekad China untuk mempertahankan kedaulatannya.

Kementerian Pertahanan Taiwan pada Juni lalu melaporkan delapan insiden penyusupan atau pelanggaran batas wilayah oleh pesawat militer China di zona identifikasi pertahanan udara Taiwan. Pesawat tempur Taiwan pun telah memberikan peringatan radio untuk mengantarkan para penyusup itu keluar dari wilayah udara mereka.

Wu mengatakan, gangguan seperti itu terjadi hampir setiap hari pada bulan Juni dan jauh lebih sering daripada apa yang diungkapkan pemerintah kepada publik. Dia mengatakan, China juga telah melakukan beberapa “serangan” militer terhadap Taiwan.

“Perilaku ini membuat kami khawatir,” kata Wu.

Dia menambahkan, Taiwan akan terus memperdalam hubungan keamanan dengan sekutu, termasuk Amerika Serikat yang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan tetapi menjadi pendukung internasional terkuat dan pemasok senjata utama bagi negara pulau itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil