Sebut Para Uskup Korup, Duterte Minta Rakyat Tak Usah ke Gereja
MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menginginkan rakyatnya untuk meninggalkan misa gereja dan menjauhi para uskup yang dia sebut korup. Dia juga kembali mengumpat para petinggi gereja.
"Anda membangun kapel di rumah Anda sendiri dan berdoa di sana. Anda tidak harus pergi ke gereja untuk membayar para idiot ini," kata Duterte, mengacu pada para uskup, dalam pidato yang dilaporkan media Filipina, ABS-CBN, Rabu (27/11/2018).
Presiden Filipina yang penuh kontroversi itu awalnya membuat komentar tentang groundbreaking proyek pasokan air di Kota Davao. Di kota itulah dia pernah menjabat sebagai wali kota sebelum akhirnya menjadi presiden pada 2016 melalui pemilu.
"Apa yang mereka ketahui tentang dunia saat ini?," tanya Duterte.
"Bagaimana mungkin orang 3.000 tahun yang lalu memprediksi atau memproyeksikan apa yang terjadi hari ini?" lanjut dia, menyindir ajaran Vatikan yang dia sebut kuno.
Lebih lanjut, dia menyerukan umat paroki untuk tidak memberikan uang kepada uskup yang dia dituduh terlibat dalam perilaku korup dengan meminta pemerintah untuk menyediakan mereka dengan kendaraan.
Dia secara khusus menyerang Uskup Caloocan, Pablo Virgilio David. Pablo mengecam Duterte yang menuduh para uskup sering mencuri dan meminta sumbangan.
Presiden yang dijuluki "Penghukum" ini juga menuduh uskup tersebut terlibat dalam perdagangan narkoba.
"Saya memberitahu Anda, David. Anda curang. Kenapa Anda terus berkeliaran di malam hari? Saya pikir Anda terlibat narkoba," kata Duterte.
Tuduhan itu dibantah David melalui media sosial.
"Tidak. Saya tidak suka narkoba meski legal maupun ilegal. Tidak pernah. Saya hanya membantu merehabilitasi orang yang kecanduan obat-obatan," tulis David di Facebook.
Editor: Nathania Riris Michico