Selain AS, Meksiko Juga Catat Rekor Baru Kasus Harian Covid-19 sebanyak 7.280

Arif Budiwinarto ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 14:30 WIB
Selain AS, Meksiko Juga Catat Rekor Baru Kasus Harian Covid-19 sebanyak 7.280

Petugas tengah menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu pusat perbelanjaan di Meksiko (foto: AFP)

MEXICO CITY, iNews.id - Selain Amerika Serikat yang mencatatkan rekor baru kasus harian Covid-19, Meksiko juga mendapat tambahan jumlah kasus baru Covid-19 terbanyak dalam 24 jam.

AFP melaporkan, data per hari Kamis (9/7/2020) waktu setempat mencatat sebanyak 7.280 kasus baru Covid-19 dan penambahan angka kematian sebanyak 730. Angka tersebut merupakan rekor penambahan kasus baru terbanyak dalam sehari.

Dengan demikian, hingga hari ini Meksiko sudah mencatat angka infeksi Covid-19 sebanyak 282.283 kasus dan jumlah kematian mencapai 33.526 sejak kasus Covid-19 dilaporkan muncul pada akhir Februari.

"Risiko infeksi masih terbilang tinggi, dan oleh karena itu penting untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah bertambahnya angka penularan," kata Jose Luis Alomia, Direktur Departemen Epidemiologi Kementerian Kesehatan Meksiko, dalam jumpa pers.

Meskipun Meksiko tercatat sebagai salah satu negara di Amerika Latin dengan kasus Covid-19 terbanyak, Alomia mengatakan bahwa kasus positif dan angka kematian menunjukkan penurunan hampir di semua wilayah.

Meksiko perlahan mulai membuka kembali kegiatan bisnis dan ekonomi pada Juni lalu. Langkah tersebut justru menuai kritik dari Deputi Menteri Kesehatan, Hugo Lopez Gatell sebagai kebijakan mengandung risiko besar karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Di hari yang sama, Amerika Serikat juga mencatatkan penambahan kasus Covid-19 harian tertinggi yakni 65.000. Ini merupakan jumlah kasus baru tertinggi sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi pada Januari lalu.

AS masih berada di urutan petama dunia dalam jumlah infeksi dan kasus kematian, yakni masing-masing lebih dari 3,1 juta dan 133.195 korban. Sementara Meksiko berada di urutan lima setelah AS, Brasil, Inggris dan Italia.

Editor : Arif Budiwinarto