Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir
Advertisement . Scroll to see content

Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Rabu, 06 Mei 2026 - 08:30:00 WIB
Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu
Marco Rubio mengkliam militernya tak akan menembak lebih dulu terkait meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz (Foto: US Navy)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengkliam, militernya tak akan menembak lebih dulu terkait meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz. Kapal-kapal perang AS hanya akan menembak jika diserang lebih dulu.

Militer Iran pada Senin lalu menembak dua kapal perang AS yang berupaya mendekati Selat Hormuz, meski klaim itu dibantah Komando Pusat AS (Centcom). 

Kapal perang AS mendekati Selat Hormuz atas perintah Presiden Donald Trump yang menggulirkan Proyek Kebebasan, inisiatif untuk mengevakuasi kapal-kapal komersial yang terjebak di Selat Hormuz. Namun Trump pada Selasa kemarin menghentikan inisiatif tersebut guna menghindari konflik lebih lanjut.

"Proyek Kebebasan ini bukan operasi ofensif. Ini adalah operasi defensif. Artinya sangat sederhana, tidak akan ada penembakan kecuali kami ditembak terlebih dulu," kata Rubio, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).

Militer AS, lanjut dia, berhak membela diri dari kemungkinan dan setiap serangan.

"Kita tidak akan membiarkan kapal (patroli) cepat mendekati kapal dan menembak. Kita akan membalasnya," ujarnya.

Militernya juga akan menembak jatuh drone dan rudal yang bisa mengancam pasukan.

Militer Iran menuduh AS menembak dua kapal kargo kecil hingga menewaskan lima warga sipil selama eskalasi tersebut. Disebutkan, helikopter serbu AS bukan menembak kapal perang, melainkan kapal sipil.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut