Seluruh Sekolah di Johor Malaysia Kembali Ditutup akibat Kiriman Kabut Asap Kalimantan
Faktor lain yang dipertimbangkan adalah perkiraan pergerakan angin dari Kalimantan antara 13 hingga 15 Oktober yang bisa membawa polusi udara lintas batas ke Johor.
“Pergerakan angin yang lambat dan kondisi atmosfer yang stagnan juga bisa mencegah polutan menyebar, berpotensi menyebabkan kabut asap bertahan lama. Ada juga risiko partikel halus menumpuk di atmosfer, yang bisa memengaruhi sistem pernapasan, khususnya di kalangan siswa dan kelompok rentan,” ujarnya.
Hasil Indeks Polutan Udara (API) tetap berada di antara 170 dan 180, tanpa perubahan signifikan, menunjukkan kualitas udara masih tidak sehat.
Menurut Naqib, Pemerintah Johor mempertimbangkan laporan kesehatan dan risiko masalah pernapasan di kalangan anak-anak, siswa, dan komunitas pendidikan.
Penilaian dan ujian akademik yang dijadwalkan selama periode penutupan akan dijadwal ulang.
Editor: Anton Suhartono