Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan akan berkunjung ke Irlandia. Menariknya, Trump akan menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One hadiah dari Qatar yang diragukan keamanannya.
Padahal, Trump tidak menggunakan pesawat itu saat penerbangan pulang dari Turki setelah menghadiri KTT NATO dengan alasan keamanan. Bahkan, dia juga dievakuasi dari pesawat Air Force One lama di bandara Turki, menyusul ancaman serangan dari Iran.
Trump dipindah ke pesawat Angkatan Udara AS lainnya menggunakan mobil katering bandara, meski kemudian menaiki pesawat itu kembali saat transit di pangkalan udara Inggris.
Berbicara kepada wartawan di Ruang Oval, Gedung Putih, Trump mengkonfirmasi akan menggunakan pesawat hadiah dari keluarga kerajaan Qatar tersebut untuk perjalanan ke Irlandia pekan depan.
“Pesawat itu akan ditingkatkan (keamanannya) secara maksimal. Iya, pesawat itu akan terbang, dan itu pesawat yang luar biasa,” kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (5/9/2026).
Trump menambahkan, pesawat hadiah dari Qatar tersebut sebenarnya sudah dilengkapi banyak fitur, namun masih perlu ditingkatkan secara maksimal sesuai standar pesawat kepresidenan AS. Proses pemasangan perangkat keamanan tambahan akan dilakukan pada Oktober mendatang.
"Akan memakan waktu sekitar 60 hari, dan akan dikirim pada Oktober untuk ditingkatkan secara maksimal,” kata Trump.
Namun durasi pemasangan perangkat keamanan yang disampaikan Trump itu lebih lama dibandingkan pernyataan sebelumnya pada 19 Juli, yakni hanya sebulan.
Gedung Putih menolak berkomentar tentang peningkatan tersebut.
“Kami mempertahankan sikap yang konsisten yang memastikan kemampuan yang aman, terjamin, dan andal bagi Presiden Amerika Serikat. Ini adalah pesawat kepresidenan terbaik yang pernah dibuat,” kata seorang pejabat senior Gedung Putih.
Trump akan melakukan kunjungan singkat ke Irlandia terkait event internasional Irish Open di resor golf keluarganya di Doonbeg.
Qatar memberi hadiah pesawat Boeing 747 supermewah kepada Trump usai kunjungannya ke Doha pada 2025.
Namun para pengamat mengungkapkan kekhawatiran mengenai hadiah itu, di samping soal sisi etis, mereka juga menyoroti isu keamanan karena armada itu digunakan seorang presiden.
Pesawat baru tersebut sempat dimodifikasi oleh militer AS sebelum digunakan Trump pada akhir Juni. Namun karena waktunya yang terbatas, pesawat itu dilaporkan tidak dilengkapi dengan sistem keamanan anti-rudal.
Editor: Anton Suhartono