Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut
Advertisement . Scroll to see content

Senator AS Desak Trump Segera Hentikan Perang Iran: Rakyat AS Makin Sengsara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:39:00 WIB
Senator AS Desak Trump Segera Hentikan Perang Iran: Rakyat AS Makin Sengsara
Senator AS dari Partai Demokrat Chris Murphy mendesak Presiden Donald Trump segera menghentikan perang melawan Iran (Foto: IG/Eyeonpalestine)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Chris Murphy mendesak Presiden Donald Trump segera menghentikan perang melawan Iran. Dia menilai konflik yang terus berlanjut justru membuat rakyat AS semakin sengsara karena harga-harga terus meningkat.

Murphy mengatakan, perang yang berkepanjangan membuat posisi AS semakin lemah, sementara Iran justru semakin kuat. Karena itu, dia menilai konflik harus segera diakhiri sebelum kerugian yang ditanggung Amerika semakin besar.

“Perang harus diakhiri karena setiap hari berlanjut, Amerika semakin lemah, Iran semakin kuat, dan warga AS dirugikan karena harga terus naik,” kata Murphy dalam wawancara dengan NBC, belum lama ini.

Murphy bahkan menyebut Trump telah kalah dalam perang melawan Iran. Menurut dia, berlarut-larutnya konflik membuat posisi Washington semakin tidak menguntungkan.

“Amerika lebih lemah, Iran lebih kuat,” ujar Murphy.

Dia juga khawatir Trump pada akhirnya terpaksa menerima hasil negosiasi yang merugikan kepentingan AS demi mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

Menurut Murphy, semakin lama persoalan Selat Hormuz tidak terselesaikan, semakin besar pula biaya yang harus ditanggung masyarakat Amerika. Gangguan di jalur strategis tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga energi dan berbagai kebutuhan lainnya.

Tolak Anggaran Tambahan Perang

Murphy menegaskan akan menentang usulan anggaran tambahan untuk melanjutkan perang melawan Iran.

Meski demikian, dia tetap mendukung pengisian kembali persediaan amunisi militer AS setelah konflik berakhir. Sikap tersebut menunjukkan bahwa Murphy tidak menolak kebutuhan pemulihan kekuatan militer, tetapi keberatan jika dana tambahan digunakan untuk memperpanjang peperangan.

Dia menilai perang yang terus berlangsung hanya akan memperbesar beban ekonomi dan militer Amerika Serikat.

Iran Ajukan Syarat Buka Selat Hormuz

Sementara itu, para pejabat Iran telah memberikan sejumlah syarat kepada AS agar Selat Hormuz kembali dibuka.

Iran meminta AS membayar ganti rugi perang, mencabut sanksi, serta menghentikan operasi militer.

Persyaratan tersebut menjadi salah satu hambatan dalam upaya mencapai kesepakatan. Di tengah kondisi itu, Murphy mendesak pemerintahan Trump tidak membiarkan perang berlangsung lebih lama.

Menurut dia, setiap hari tambahan perang berarti semakin besar biaya yang harus ditanggung rakyat AS, sementara posisi Iran justru semakin kuat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut