Serangan Houthi Berlanjut, Otoritas Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh
RIYADH, iNews.id - Otoritas Arab Saudi memperpanjang penutupan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, menyusul serangan mematikan sepanjang pekan lalu yang telah menewaskan setidaknya 15 orang dan melukai 300 lebih.
Kelompok HouthiYaman melancarkan setidaknya tiga kali serangan menargetkan bandara tersibuk kedua di Saudi tersebut pada pekan lalu, yakni Kamis, Sabtu, dan Minggu.
"(Operasional bandara dihentikan untuk) Memungkinkan penyelesaian prosedur guna memastikan keselamatan dan kesiapan operasional fasilitas," bunyi pernyataan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, GACA, dikutip dari Reuters, Selasa (13/10/2026).
Bandara tersebut ditutup sejak serangan pada Sabtu yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Ini merupakan serangan paling mematikan Houthi ke Saudi sejak lebih dari 10 tahun.
Pada Minggu, serangan lain menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya.
Serangan-serangan tersebut menandai salah satu gangguan paling signifikan terhadap penerbangan Saudi dalam beberapa tahun terakhir
Hasil analisis penerbangan Cirium, bandara tersebut membatalkan 99,7 persen dari seluruh penerbangan terjadwal pada Minggu. Sementara itu situs web pelacakan lalu lintas udara Flightradar24 menunjukkan tidak ada pesawat yang melintasi kota tersebut di hari yang sama.
Editor: Anton Suhartono