Serangan Kelompok Teroris Bersenjata Tewaskan Polisi dan Warga Sipil

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 22 November 2020 - 07:05:00 WIB
Serangan Kelompok Teroris Bersenjata Tewaskan Polisi dan Warga Sipil
Seorang tentara Irak memeriksa mobil yang hancur akibat serangan ranjau yang dipasang kelompok teroris bersenjata ISIS di luar kota Baghdad. (foto: BBC)

Keputusan AS menarik pasukan koalisi dari Irak secara signifikan tahun ini dimanfaatkan sel-sel tidur ISIS melancarkan serangan tak bertanggung jawab terhadap pasukan keamanan serta infrastruktur negara, terutama di daerah gurun dimana jumlah pasukan sedikit.

Namun, serangan yang menyebabkan banyak korban dan dekat dengan ibu kota jarang terjadi.

Serangan terbaru terjadi ketika Amerika Serikat mengumumkan akan menarik 500 tentara lagi, mengurangi keberadaan militernya menjadi 2.500 tentara.

Sebagian besar pasukan negara lain yang berkontribusi untuk koalisi telah menarik diri sejak pandemi virus corona melanda.

Komandan Timur Tengah AS, Jenderal Kenneth McKenzie, mengatakan dengan perkiraan memiliki 10.000 anggota ISIS masih akan menjadi ancaman nyata di Irak dan Suriah.

"Kemajuan Pasukan Keamanan Irak telah memungkinkan Amerika Serikat menurunkan postur pasukan di Irak," katanya dikutip dari AFP, Minggu (22/11/2020).

"Tetapi pasukan AS dan koalisi harus tetap membantu mencegah ISIS membentuk kembali sebagai kelompok kohesif yang mampu merencanakan serangan besar," ujarnya.

Editor : Arif Budiwinarto