Setelah AS, Obelisk Misterius Juga Muncul di Inggris
ISLE OF WIGHT, iNews.id - Setelah dua obelisk misterius muncul di Amerika Serikat, benda serupa ditemukan secara tidak sengaja di pantai Inggris.
November lalu, sebuah obelisk logam ditemukan di antara bebatuan merah Gurun Utah, Amerika Serikat. Beberapa hari berselang setelah video dan gambarnya viral di media sosial, benda misterius itu dinyatakan hilang.
Tak sampai sepekan, seorang warga California juga menemukan benda serupa di atas sebuah bukit. Keberadaan benda tersebut tak diketahui lagi hanya berselang sehari setelah foto-fotonya beredar di lini masa media sosial.
Terbaru, benda misterius mengilap setinggi 2,5 meter ditemukan menancap di Compton Beach, Isle of Wight, selatan Inggris. Obelisk logam misterius itu ditemukan oleh pengunjung pantai yang tengah berjalan-jalan menikmati udara laut, Minggu (6/12/2020).
"Saya dan istri tengah berjalan bersama anjing kami di pantai favorit, dan saya melihat obelisk itu," ujar Lee Peckham, warga setempat kepada CNN.
"Kami belum pernah mendengarnya, tetapi sudah banyak orang yang datang ke sini untuk melihatnya."
Warganet hubung-hubungkan benda tersebut dengan kehadiran alien
Kemunculan sejumlah obelisk misterius di tempat berbeda memicu spekulasi serta teori konspirasi. Di media sosial, warganet menghubung-hubungkan obelisk tersebut sebagai pertanda kehadiran alien atau portal ke dunia kosmik.
Namun, tak sedikit warganet yang menganggap kemunculan benda aneh tersebut tak lebih dari karya seni instalasi.
"Kami belum bisa mengetahui dari mana obelisk itu bisa hadir sampai pagi ini, tetapi kami telah mengunjungi lokasi di Compton Beach dan nampaknya benda tersebut diperkuat dengan batang kayu lalu permukaan mengilap terbuat dari plastik atau bahan perspex," kata seorang juru bicara National Trust.
Belakangan, seorang desainer bernama Tom Dunford mengaku sebagai orang yang membangun obelisk tersebut. Dia terinspirasi dari kemunculan dua obelisk logam di Amerika Serikat.
"Saya sebenarnya melakukan hal tersebut (membuat obeliks) hanya untuk bersenang-senang," ujarnya seperti dikutip dari BBC.
Editor: Arif Budiwinarto