Setelah Kuasai Chernobyl, Pasukan Rusia Berusaha Rebut Fasilitas Nuklir Terbesar di Eropa
LVIV, iNews.id - Iring-iringan pasukan Rusia beserta kendaraan tempur terpantau menuju lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Kamis (3/3/2022) malam. PLTN itu merupakan yang terbesar di Eropa dan masih beroperasi.
Wali Kota Energodar Dmytro Orlov mengatakan, satu barisan pasukan Rusia menuju PLTN menggunakan kendaraan tempur berat, termasuk tank.
Sebelumnya, pihak berwenang Ukraina melaporkan, pasukan Rusia menambah kekuatan untuk merebut fasilitas nuklir di tenggara Ukraina itu serta memasuki Energodar.
"Suara keras tembakan bisa terdengar di kota," kata Orlov, dalam pesannya di media sosial, seperti dilaporkan kembali Reuters, Jumat (4/3/2022).
PBB Sahkan Resolusi Kecam Rusia, Joe Biden: Dunia Marah atas Serangan Mengerikan ke Ukraina
Rusia telah merebut PLTN Chernobyl yang sudah tidak berfungsi, berjarak sekitar 100 kilometer sebelah utara Ibu Kota Kiev.
Pada Kamis kemarin, pasukan Rusia juga merebut Kherson, kota besar sekaligus ibu kota provinsi pertama Ukraina yang direbut Rusia setelah 8 hari serangan.
Jet Tempur MiG-21 Rumania yang Hilang Ternyata Hendak Patroli di Perbatasan Ukraina
Wali Kota Kherson Igor Kolykhayev mengatakan, pasukan Rusia memasuki jalan-jalan kota berpenduduk 250.000 jiwa itu bahkan menduduki gedung dewan. Dia meminta warga sipil untuk keluar rumah hanya siang hari dan tidak sendirian.
"Ada pendatang bersenjata di komite eksekutif kota hari ini. Saya tidak punya janji apa pun dengan mereka. Saya hanya meminta mereka untuk tidak menembaki orang-orang," ujarnya.
Terungkap, China Dilaporkan Minta Rusia Tak Serang Ukraina Sampai Olimpiade Beijing Selesai
Editor: Anton Suhartono