Singapura Akhirnya Izinkan Perawat Muslimah Pakai Jilbab

Anton Suhartono ยท Senin, 30 Agustus 2021 - 07:53:00 WIB
Singapura Akhirnya Izinkan Perawat Muslimah Pakai Jilbab
Lee Hsien Loong mengumumkan perawat muslimah diizinkan mengenakan jilbab saat bertugas mulai November 2021 (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Singapura akhirnya membolehkan muslimah perawat mengenakan jilbab saat bertugas di rumah sakit. Aturan ini mulai berlaku pada November mendatang. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengumumkan informasi tersebut saat menyampaikan pidato nasional pada Minggu (29/8/2021). Aturan hasil revisi ini berdampak untuk 7.000 lebih staf medis.

Menurut Lee, mengenakan jilbab menjadi semakin penting bagi muslimah. Apalagi ada kecenderungan atau tren di dunia, termasuk Singapura, para muslimah ingin memperkuat keimanan dengan tampil sesuai tuntunan agama.

Selama beberapa dekade, lanjut dia, jumlah perempuan muslimah yang mengenakan jilbab di Singapura terus bertambah, baik di lingkungan sosial maupun tempat kerja. Oleh karena itu, mengizinkan perawat memakai jilbab menjadi pembicaraan utama di masyarakat.

Lee melanjutkan, pembicaraan soal penggunaan jilbab di tempat kerja sudah dimulai sejak 2014. Saat itu dia menggelar pertemuan tertutup dengan para pemimpin muslim. Mereka menjelaskan kepada Lee bahwa mengenakan jilbab penting bagi muslimah seraya berharap pemerintah bisa memberikan izin.

Saat itu Lee merespons bisa memahami betapa kuatnya keinginan tersebut. Namun dia menjelaskan pandangan berdasarkan posisi pemerintah serta kebijakan di Singapura.

Dia juga menjelaskan untuk kasus institusi pendidikan, semua siswa tetap harus mengenakan seragam yang sama terlepas latar belakang sosial, ras, dan agama. Ada kebutuhan untuk menekankan kesamaan serta meminimalisasi perbedaan. Dengan begitu mereka dapat membangun ikatan.

Hal serupa berlaku di Angkatan Bersenjata Singapura (SAF), Home Team, serta layanan lainnya. Lembaga-lembaga itu harus mempertahankan status quo karena mereka alat negara yang tidak memihak, dipersenjatai, dan sebagai penegak hukum. 

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: