Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Situasi Los Angeles Bak Neraka, AS Selatan Malah Dilanda Badai Salju

Minggu, 12 Januari 2025 - 14:10:00 WIB
Situasi Los Angeles Bak Neraka, AS Selatan Malah Dilanda Badai Salju
Situasi kontras terjadi di wilayah AS. Di Los Angeles, California, terjadi kebakaran lahan, sementara di wilayah selatan negeri Paman Sam dilanda badai salju. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

LOS ANGELES, iNews.id - Situasi kontras terjadi di wilayah Amerika Serikat (AS). Di satu sisi, kebakaran lahan terjadi di wilayah Los Angeles, California, sementara di wilayah selatan Negeri Paman Sam justru dilanda badai salju.

Terjadi enam kebakaran lahan terpisah di wilayah Los Angeles, California, termasuk Palisides Fire yang meluluhlantakkan kawasan elite di Pacific Palisades. Peristiwa ini menjadikan wilayah tersebut seperti neraka.

Kebakaran Los Angeles hingga Sabtu (11/1/2025), telah merenggut sedikitnya 11 nyawa. Presiden AS Joe Biden mengungkapkan jumlah korban tewas mungkin terus bertambah karena banyak laporan orang hilang.

Sementara itu, enam kebakaran Los Angeles memusnahkan sekitar 15.000 hektare lahan dan sedikitnya 10.000 rumah dan bangunan. Tak terhitung jumlah kendaraan yang ludes.

Kobaran api melahap bangunan di Los Angeles, California, AS. (Foto: AP)
Kobaran api melahap bangunan di Los Angeles, California, AS. (Foto: AP)

Kebakaran Los Angeles terjadi mulai 7 Januari 2025 lalu. Para pakar menyebut bahwa api bisa menyebar dengan cepat karena pengaruh tiupan angin Santa Ana yang kering dengan kecepatan hingga 160 km per jam.

Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan vegetasi di California Selatan, termasuk Los Angeles, yang kering ditambah kelembaban udara yang rendah. Api seolah mendapatkan tempat kesukaannya dengan kondisi seperti itu yang membuat penyebarannya sangat cepat.

Kantor Layanan Cuaca Nasional AS di Los Angeles memperingatkan, tingkat kelembaban rendah serta angin kencang di beberapa area bisa memicu kebakaran lebih besar lagi. Bahkan kondisi ini diperkirakan belum akan membaik pekan depan.

"Kita tahu vegetasi sudah sangat kering, ditambah lagi dengan angin kencang seperti Santa Ana yang sangat kering dan kencang. Risiko kebakaran benar-benar sangat tinggi," ucap Asisten Profesor di Universitas San Diego, Luca Carmignani.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut