Skandal Keuangan Vatikan, Kardinal Ini Mundur dari Pemilihan dan Pencalonan Paus
Kardinal asal Sardinia tersebut sebelumnya menjabat sebagai "sostituto" atau pengganti di Sekretariat Negara Takhta Suci Vatikan, jabatan yang setara dengan kepala staf kepausan.
Jabatan tersebut memberinya hak istimewa untuk bertemu langsung dengan paus serta memegang wewenang besar di seluruh pemerintahan pusat gereja. Dia lalu dipindah ke posisi lain.
Giovanni dijatuhi hukuman penjara 5,5 tahun atas tuduhan penggelapan dan penipuan pada 2023. Dia adalah kardinal pertama yang dihukum oleh pengadilan pidana Vatikan.
Namun Giovanni selalu membantah dirinya bersalah termasuk mengajukan banding. Namun sampai saat ini pengajuan bandingnya belum diproses. Dia diizinkan untuk tetap tinggal di apartemen Vatikan sementara proses hukum masih berlangsung.
Para kardinal telah memilih 7 Mei sebagai tanggal dimulainya konklaf guna memilih pemimpin Gereja Katolik baru yang menaungi sekitar 1,4 miliar umat Katolik seluruh dunia. Sebanyak 135 kardinal berusia di bawah 80 tahun akan menggunakan hak suara mereka untuk menentukan paus yang baru.
Tak ada patokan resmi berapa lama konklaf berlangsung. Namun berdasarkan pengalaman dua pertemuan sebelumnya, konklaf berlangsung 2 hari sampai terpilih paus yang baru.
Editor: Anton Suhartono