Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Gustave Perna, Jenderal Bintang 4 Komandan Operasi Warp Speed Covid-19 AS

Minggu, 17 Mei 2020 - 10:54:00 WIB
Sosok Gustave Perna, Jenderal Bintang 4 Komandan Operasi Warp Speed Covid-19 AS
Jenderal Gustave F Perna berbicara di Gedung Putih setelah Presiden Trump menunjuknya sebagai pemimpin Operation Warp Speed, proyek untuk menemukan vaksi Covid-19, di Gedung Putih, AS, Jumat (15/5/2020) waktu setempat. (Foto: AFP).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut bakal membuka kembali perekonomian negara dengan atau tanpa vaksin virus corona (Covid-19). Meski tanpa vaksin, publik AS disebutnya harus kembali kepada kehidupan normal sesegera mungkin.

Berbicara di Rose Garden Gedung Putih, Trump menegaskan, para ahli dan industri farmasi di AS bekerja keras mewujudkan vaksin sebagai penyembuh virus corona secepat mungkin. Dia meyakini vaksin akan tersedia pada akhir tahun ini atau lebih cepat dari itu.

“Kami mengupayakan untuk mendapatkannya pada akhir tahun ini, jika bisa, atau mungkin lebih cepat. Kami kira akan mendapat beberapa hasil sangat baik secepatnya,” kata Trump dikutip dari AFP, Sabtu (16/5/2020).

Dalam konferensi pers itu, presiden dari Partai Republik ini sekaligus memperkenalkan Operation Warp Speed, proyek untuk menyediakan vaksin Covid-19 secepatnya. Trump juga menunjuk mantan Kepala GlaxoSmithKline (GSK) Vaccine, Moncef Slaoui dan Jenderal Gustave Perna untuk memimpin operasi itu.

Siapa Gustave Perna?

Jenderal bintang empat ini sekarang tercatat sebagai Komandan Komando Materiel Angkatan Darat (Army Materiel Command/AMC) AS. Dia menduduki jabatan tersebut sejak 30 September 2016.

Perna merupakan salah satu jenderal AD kawakan Negeri Paman Sam. Kariernya dilalui di berbagai satuan dan beberapa operasi tempur. Tak heran sederet medali tersemat di dadanya.

Sebelum memegang tongkat komando tertinggi AMC, Perna menjabat selama dua tahun sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, G-4, dalam tugas sebelumnya. Prajurit kelahiran 1930 ini mengawasi kebijakan dan prosedur yang digunakan oleh semua ahli logistik Angkatan Darat di seluruh dunia.

Sebelumnya, dia dua tahun menjabat Wakil Kepala Staf G-3/4 Komando Materiel Angkatan Darat, salah satu komando AD terbesar dengan 190.000 karyawan militer, sipil, dan kontraktor. Mereka tidak hanya di 50 negara bagian AS, namun juga 152 negara.

Sebagai petinggi AMC, tugasnya banyak berurusan dengan logistik. Orang-orang di sekelilingnya atau staf utama antara lain Direktur Logistik Pasukan J4 AS-Irak yang bertanggung jawab atas rencana keberlanjutan dan kebijakan logistik strategis dan operasional untuk mempertahankan koalisi dan pasukan gabungan.

Perna merupakan lulusan Valley Forge Military Academy dengan gelar Associate di bidang Administrasi Bisnis. Tamat dengan status “Lulusan Militer yang Terhormat”, dia mula-mula ditugaskan sebagai pasukan infanteri.

Perna juga memperoleh gelar Sarjana Manajemen Bisnis dari University of Maryland dan gelar Magister Manajemen Logistik dari Florida Institute of Technology.

Dia tercatat pernah bertugas sebagai Komandan Batalyon Dukungan Garis Depan ke-64, Brigade ke-3, Divisi Infanteri ke-4, Fort Carson, Colorado, tempat dia mengerahkan batalion untuk operasi pertempuran selama OIF I. Dia juga pernah menjabat sebagai Komandan, Kompi B, Batalyon Ordnance ke-143, Aberdeen Proving Ground, Maryland.

Sejumlah penghargaan dan medali yang diterimanya antara lain Global War on Terrorism Service Medal, Military Outstanding Volunteer Service Medal, Army Service Ribbon, United Nations Medal, Operation in Somalia ribbon dan NATO Medal for the former Yugoslavia.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut