Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal
Negara di Samudera Hindia itu terseret ke dalam konsekuensi perang ketika sebuah kapal selam AS menembak kapal perang fregat Iran, IRIS Dena, tepat di lepas pantainya pada Maret.
Serangan AS itu menewaskan sedikitnya 84 kru yang jenazahnya telah dipulangkan ke Iran.
Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sri Lanka bertindak cepat untuk menyelamatkan 32 kru kapal fregat yang tenggelam dan menemukan jenazah 84 lainnya.
Kapal Iran kedua, IRIS Bushehr, akhirnya diizinkan memasuki perairan Sri Lanka pada hari berikutnya di tengah kekhawatiran akan keselamatan 219 awaknya, yang sejak itu berlindung di Kolombo.
“Itu adalah tindakan kemanusiaan untuk melindungi para kru. Kami menyelamatkan nyawa,” kata Dissanayake.
Kapal ketiga, IRIS Lavan, berhasil mencapai pelabuhan Kochi di India dan beberapa pelautnya telah pulang.
Editor: Anton Suhartono