Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Terbakar, 5 Orang Luka
RIYADH, iNews.id - Kebakaran melanda stasiun kereta berkecepatan tinggi di Kota Jeddah, Arab Saudi, Minggu (29/9/2019). Insiden itu menyebabkan lima orang terluka.
Stasiun baru itu melayani kereta Haramain High Speed Rail. Rute dibuka untuk umum pada Oktober tahun lalu, yang membawa penumpang antara Mekah dan Madinah, lokasi paling suci bagi umat Islam.
"Lima orang yang menderita luka ringan karena kebakaran dan dipindahkan ke rumah sakit," lapor televisi Al-Ekhbariya, seperti dikutip AFP, Senin (30/9/2019).
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Saudi mengatakan pihaknya sudah berupaya memadamkan api.
Dalam serangkaian cuitan, direktorat kesehatan Jeddah menyarankan warga mengungsi sejauh mungkin dari asap yang ditimbulkan api.
Lembaga itu juga menasihati warga untuk memakai masker saat meninggalkan rumah, untuk melindungi wajah dari dari asap dan debu.
Sebuah video yang diunggah di Twitter oleh pemerintah provinsi Mekah menunjukkan, gumpalan asap abu-abu naik dari bangunan dalam sebuah kompleks.
Seorang koresponden AFP mengatakan, pasukan keamanan menutup jalan utama yang menghubungkan Mekah dan Jeddah dan menutup lokasi itu.
Api berkobar pukul 12.35 waktu setempat (0935 GMT), menurut akun Twitter Haramain High Speed Rail. Perusahaan itu kemudian menyatakan untuk sementara menangguhkan semua perjalanan kereta.
"Demi keselamatan para pengunjung, perjalanan di jalur Haramain berkecepatan tinggi akan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut," katanya.
Kereta api ini berjalan sejauh 450 kilometer melalui pelabuhan Laut Merah, dan mengantar penumpang dengan kecepatan hingga 300 kilometer per jam.
Raja Salman meresmikan kereta api ini pada September 2018. Para pejabat menggambarkannya sebagai proyek transportasi terbesar di wilayah tersebut.
Editor: Nathania Riris Michico