Suaka Diterima, Mantan Presiden Bolivia Morales Hijrah ke Meksiko Sehari Setelah Mundur

Anton Suhartono ยท Selasa, 12 November 2019 - 11:41 WIB
Suaka Diterima, Mantan Presiden Bolivia Morales Hijrah ke Meksiko Sehari Setelah Mundur

Evo Morales (Foto: AFP)

MEXICO CITY, iNews.id - Mantan Presiden Bolivia Evo Marales yang mengundurkan diri pada Minggu (10/11/2019) meninggalkan negaranya untuk menuju Meksiko, Senin (11/11/2019) malam waktu setempat. Morales dijemput menggunakan pesawat militer Meksiko.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan, negaranya mengabulkan permintaan suaka politik yang diajukan Morales.

Kepemimpinan Morales berada di ujung tanduk setelah pemilu pada Oktober lalu yang mememangkan kembali dirinya untuk masa jabatan keempat berturut-turut. Dia menjadi presiden terlama yang memimpi di negara Amerika Selatan.

Aksi unjuk rasa besar-besaran selama 3 pekan berturut-turut serta desakan mundur dari oposisi menggoyang kursi pemerintahan Morales. Dia mengumumkan pengunduran diri setelah polisi dan militer menyatakan tak lagi mendukungnya.

Morales diketahui menghubungi Menlu Marcelo Ebrard pada Senin untuk meminta suaka politik.

Ebrard membenarkan bahwa suaka Morales telah diterima tak lama setelah pengajuan. Setelah itu Ebrard mengatakan di Twitter bahwa sebuah pesawat militer yang membawa mantan presiden sudah lepas landas menuju Meksiko.

"Menurut konvensi internasional, dia di bawah perlindungan Meksiko. Kehidupan dan integritasnya telah diselamatkan," kata Ebrard.

Sementara itu Morales berterima kasih kepada Meksiko karena mau melindunginya dan bersumpah akan kembali ke negaranya saat dia sudah lebih kuat dan bersemangat.

Bolivia akan dimpimpin presiden sementara yakni Senator Jeanine Anez. Dia berjanji akan mengadakan pemilu baru untuk mengakhiri krisis politik ini.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) sebelumnya menyuarakan kekhawatiran akan gangguan keamanan di Bolivia setelah puluhan pejabat dan menteri mengundurkan diri bersamaan dengan Morales. Beberapa dari mereka juga mengajukan suaka ke kedutaan asing.

Editor : Anton Suhartono