Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Ungkap Rakyat Indonesia Paling Bahagia di Dunia: Ini Mengharukan
Advertisement . Scroll to see content

Suku Zoe, Suku yang Dinobatkan Paling Bahagia di Dunia

Rabu, 09 Februari 2022 - 16:49:00 WIB
Suku Zoe, Suku yang Dinobatkan Paling Bahagia di Dunia
Suku Zoe, suku yang dinobatkan paling bahagia di dunia. (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Suku Zoe, suku yang dinobatkan paling bahagia di dunia. Suku ini tinggal di dalam hutan belantara Amazon Brasil dan jauh dari teknologi modern.

Suku Zoe tinggal di bagian utara hutan tropis terluas dunia yang menjadi paru-paru bumi yaitu Amazon. Tepaytnya, mereka tinggal tidak jauh dari tepian Sungai Erepecuru Cuminapanema. 

Kehidupan Suku Zoe penuh keterbatasan namun justru membuat mereka merasa damai dan sejahtera. Mereka mengasingkan diri dari dunia luar untuk mempertahankan budaya dan kebiasaan yang telah terbentuk menjadi aktualisasi kebahagiaan sesungguhnya.

Alasan Suku Zoe Jadi Suku Paling Bahagia di Dunia

Suku Zoe bertahan hidup dengan berburu baik secara individu maupun kelompok. Berbagai binatang ditangkap dijadikan sumber pangan, di antaranya burung dan ikan. Dari hal itu, mereka belajar sikap saling membantu dan kerja sama tim.

Satu keluarga hidup dalam rumah berbahan kayu besar dengan atap dedaunan serta jerami. Di dalamnya ada tempat tidur gantung dari serat yang dibuat oleh kaum wanita.

Dalam kesehariannya penduduk Suku Zoe tidak mengenakan alas kaki. Hal itu menunjukkan hubungan mereka dan alam sangat dekat. 

Suku Zoe memiliki ciri khusus yaitu memasangkan sepotong kayu kecil berwujud kerucut pada mulut yang akan menembus bawah bibir. Benda ini disebut Poturu.

Poturu itu dipasang sejak usia 7-9 tahun. Selanjutnya Poturu akan diganti ukurannya setiap pertambahan umur sampai meninggal. 

Suku ini dipandang sebagai golongan ramah dan memiliki sikap cinta kasih unik. Mereka saling membelai dan menyentuh untuk menunjukan rasa hormat dan sayang.
 
Biasanya suku pedalaman lain mempunyai kepala suku sebagai pamong, pemberi petunjuk dan memberi keputusan final. Namun Suku Zoe selalu mengambil segala ketetapan dengan musyawarah bersama, mengedepankan demokrasi tinggi serta wejangan sesepuh sebagai referensi pemikiran.

Di antara mereka, tidak ada perdebatan dan kemarahan yang menjadi pemicu perselisihan. Meskipun terjadi kesalahpahaman, mereka bisa dengan cepat menyelesaikannya. 

Jika tidak, mereka akan mendapatkan sanksi berat berupa pengusiran serta terasingkan dari permukiman.

Demikian cerita Suku Zoe, suku yang dinobatkan paling bahagia di dunia. Mereka tinggal di hutan gelap namun tak memiliki kepribadian yang ganas, kasar dan kejam.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut