Supatra Sasuphan, Gadis Berbulu Lebat bak Serigala yang Kini Telah Menikah
JAKARTA, iNews.id - Inilah Supatra Sasuphan, wanita asal Thailand yang memiliki bulu lebat di wajahnya. Kondisi yang dialaminya tersebut merupakan kondisi langka yang hanya terjadi pada 50 orang di dunia.
Di tahun 2010, Guinness World Records telah mencatat namanya sebagai manusia paling berbulu di dunia. Meskipun terlahir dengan kelainan genetik, Supatra Sasuphan bisa membuktikan bahwa ia tidak berbeda dari manusia normal pada umumnya.
Lantas, bagaimana kisah Supatra Sasuphan yang memiliki bulu lebat di wajahnya? Simak ulasannya berikut ini.
Supatra Sasuphan lahir pada 5 Agustus 1999 dengan kondisi berbulu lebat, terutama di bagian wajahnya. Karena hal tersebut, muka Supatra Sasuphan tampak seperti terkubur oleh rambut, sehingga tidak bisa terlihat dengan jelas.
Asha Mandela, Wanita yang Mempunyai Rambut Sepanjang 17 Meter, Habiskan 6 Botol Sampo Sekali Keramas
Saat dilahirkan, ayahnya, Samrerng dan ibunya, Sompon pun sangat terkejut dengan kondisi sang bayi. “Ketika saya pertama kali melihatnya di inkubator, saya terkejut dengan banyaknya bulunya ,” ujar Sompon, dikutip dari situs RNN, Kamis (18/8/2022).
Kondisi Supatra Sasuphan tersebut ternyata disebabkan karena sindrom Ambras yang dideritanya. Sindrom Ambras sendiri merupakan kelainan genetik langka yang menyebabkan adanya pertumbuhan rambut berlebih di tubuh perempuan, terutama di bagian wajah dan bahu.
Manfaat Unik Muay Thai bagi Wanita: Dari Bikin Disiplin sampai Bisa Lancarkan Haid
Karena memiliki kondisi fisik yang berbeda, Supatra Sasuphan kecil kerap menerima perundungan dari orang-orang sekitar. Ia bahkan dijuluki sebagai ‘gadis serigala’ atau ‘wajah monyet’ yang membuatnya sering menangis dan menyendiri.
Wanita Berlingerie Diduga asal Garut juga Umbar Aurat di TikTok, Diikuti 1.900 Netizen
“Saya tidak mengerti mengapa mereka mengolok-olok saya, saya seperti gadis lain, saya hanya memiliki rambut panjang,” kata Supatra Sasuphan.
Ia bahkan sempat menjalani perawatan untuk mengurangi pertumbuhan bulu di wajahnya dengan metode laser removal. Sayangnya, cara tersebut tidak membuahkan hasil yang memuaskan.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, Supatra Sasuphan sudah bisa menerima kondisi fisiknya. Ia tidak lagi merasa terganggu atau menangis ketika ada orang lain yang mengolok-oloknya.
Supatra Sasuphan bahkan telah menemukan cinta sejatinya dan memutuskan untuk menikah saat berusia 17 tahun di tahun 2017. Berkali-kali ia mengungkapkan kebahagiaannya melalui unggahan di akun Facebook miliknya karena telah dipertemukan dengan pria baik yang mau menerimanya apa adanya.
Bulu pada wajah Supatra Sasuphan yang dulunya sangat lebat telah berangsur-angsur menipis karena ia kini sangat rajin bercukur. Banyak orang beranggapan bahwa menemukan cinta dalam hidupnya membuat Supatra Sasuphan termotivasi untuk mencukur bulu di wajahnya sesering mungkin.
Perihal kariernya, ia bertekad untuk mencari pekerjaan sebagai pegawai negeri di lingkungan pemerintahan. Impiannya tersebut berasal dari keinginannya untuk membuktikan bahwa ia juga bisa hidup dengan normal seperti orang lain setelah bertahun-tahun merasa terintimidasi.
Editor: Komaruddin Bagja