Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk
WASHINGTON, iNews.id - Hasil jajak pendapat terbaru beberapa lembaga survei mengungkap, padangan warga Amerika Serikat (AS) terhadap Israel semakin negatif. Persepsi negatif terhadap Israel meningkat di kalangan pemilih Partai Demokrat bahkan Republik, semua kelompok usia, serta sebagian besar kategori agama.
Survei Pew Research Center yang dirilis pada Juli mengungkap, warga AS menjadi lebih kritis terhadap rakyat dan pemerintah Israel dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, pandangan mereka terhadap Palestina, Pemerintah Otoritas Palestina, maupun kelompok perlawanan Hamas relatif stabil.
Survei mengungkap, pada 2026, 42 persen warga AS memandang rakyat Israel secara negatif, naik dari 28 persen pada 2019. Sementara itu pandangan positif terhadap pemerintah Israel turun menjadi 32 persen dibandingkan sebelumnya 41 persen, selama periode yang sama.
Warga AS juga semakin memiliki pandangan negatif terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Jajak pendapat lainnya yang dilakukan AP-NORC, juga dirilis bulan ini, mengungkap sikap atau dikungan AS terhadap Israel lebih berkurang. Partai Demokrat menjadi pendorong utama perubahan tersebut terkait kritik mereka terhadap perilaku Israel di Gaza.
Survei tersebut menunjukkan 40 persen warga percaya AS terlalu mendukung Israel dalam konfliknya terhaddap Palestina, naik dibandingkan 37 persen pada Januari 2024 dan 27 persen pada Agustus 2023 atsu sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober.
Di kalangan pemilih Demokrat, 58 persen berpandangan AS terlalu mendukung Israel, dibandingkan dengan 45 persen dalam survei 2 tahun lalu.
Sementara itu di kalangan pemilih Republik, angka tersebut naik sedikit menjadi 27 persen dari sebelumnya 25 persen.
Dukungan terhadap Isael juga melemah di kalangan pemilih muda Republik. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah dukungan kuat partai tersebut terhadap Israel akan bertahan.
Dukungan pemilih Republik kepada Isael terus turun pasca-kampanye militer Israel terhadap Gaza serta perselisihan Netanyahu dengan pemerintahan Presiden Donald Trump atas upaya untuk mengakhiri perang Iran.
Selain itu jajak pendapat yang digelar Pew pada April mengungkap, 4 dari 10 pemilih Republik memandang Israel secara negatif.
Survei lain yang dilakukan Universitas Quinnipiac yang dirilis pada Juni menunjukkan, 1 dari 5 pemilih Republi percaya AS terlalu mendukung Israel.
Editor: Anton Suhartono