Syekh Ahmad Nawaf Al Sabah Ditunjuk Kembali jadi Perdana Menteri Kuwait

Anton Suhartono ยท Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:08:00 WIB
Syekh Ahmad Nawaf Al Sabah Ditunjuk Kembali jadi Perdana Menteri Kuwait
Syekh Ahmad Nawaf Al Sabah (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Putra Mahkota Kuwait Syekh Meshal Al Ahmad Al Sabah menunjuk kembali Syekh Ahmad Nawaf Al Sabah sebagai perdana menteri (PM) negara Teluk itu, Rabu (5/10/2022). Syekh Ahmad Nawaf merupakan putra dari Emir Kuwait.

Syekh Meshal menandatangani dekret, menginstruksikan kepada Syekh Ahmad untuk segera membentuk kabinet.

Kuwait menggelar pemilu awal pada Kamis (29/9/2022) setelah Putra Mahkota yang telah mengambil alih sebagian besar tugas emir membubarkan parlemen guna mengakhiri kebuntuan politik. Kuwait dilanda konflik internal pemerintahan.

Kuwait melarang partai politik, namun di sisi lain parlemen di negara itu memiliki peran yang menonjol dibandingkan badan serupa di negara Teluk lainnya yang juga menerapkan sistem monarki.

Stabilitas politik Kuwait bergantung pada bagaimana kerja sama antara pemerintah dan parlemen. Tak seperti di negara Teluk lainnya, dinamika politik di parlemen Kuwait sangat kentara.

Syekh Ahmad pertama kali ditunjuk sebagai PM pada Juli 2022 setelah beberapa anggota parlemen melakukan aksi protes, mendesak pemilihan PM baru. Dia menggantikan Syekh Sabah Al Khalid Al Sabah yang mengundurkan diri pada April menjelang mosi di parlemen untuk menentangnya.

Kubu oposisi menekan pemerintah untuk menangani korupsi, merestrukturisasi beberapa lembaga pemerinah, dan memberikan amnesti kepada para pembangkang.

Parlemen yang masih dibubarkan belum menyetujui anggaran untuk tahun yang dimulai pada April 2022. Menteri keuangan yang akan mundur mengatakan, pemerintah akan terus beroperasi menggunakan anggaran tahun 2021/2022. Untuk selanjutnya anggaran akan disetujui pada November mendatang.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda