Taiwan Kerahkan Kapal Penjaga Pantai Baru dan Terbesar untuk Lawan China

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 29 April 2021 - 13:26:00 WIB
Taiwan Kerahkan Kapal Penjaga Pantai Baru dan Terbesar untuk Lawan China
Chiayi, kapal baru milik Penjaga Pantai Taiwan berbobot 4.000 ton. (Foto: Twitter)

KAOHSIUNG, iNews.id Taiwan menugaskan kapal penjaga pantai baru dan terbesar pada Kamis (29/4/2021). Pengerahan kapal baru itu untuk membantu Taipei melawan taktik perang “zona abu-abu” China kawasan perairan yang disengketakan kedua negara.

Reuters melansir, Penjaga Pantai Taiwan akan beroperasi sebagai cabang Angkatan Laut selama masa perang. Badan keamanan sipil itu sebelumnya sering terlibat konfrontasi dengan kapal-kapal penangkap ikan dan pengeruk pasir China—yang menurut Taiwan beroperasi secara ilegal di perairannya.

Taiwan menyebut ulah kapal-kapal China tersebut sebagai taktik perang di “zona abu-abu” yang dirancang Beijing untuk menaklukkan negara pulau itu. China berusaha melemahkan Taiwan dengan berbagai kegiatan latihan militer dan aktivitas lainnya secara berulang kali di dalam atau di dekat wilayah udara dan perairan Taiwan.

Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen mengatakan, kata “Taiwan” dalam abjad latin akan dicetak di semua kapal penjaga pantai secara bertahap. “Ini menunjukkan tekad kami untuk mempertahankan wilayah perairan Republik China (Taiwan),” kata Tsai, merujuk pada nama resmi Taiwan di dunia internasional.

Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen, dan para pejabat lainnya berfoto di depan kapal Chiayi milik Penjaga Pantai Taiwan, Kamis (29/4/2021). (Foto: Reuters)
Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen, dan para pejabat lainnya berfoto di depan kapal Chiayi milik Penjaga Pantai Taiwan, Kamis (29/4/2021). (Foto: Reuters)

Direktur Armada Penjaga Pantai Taiwan, Hsieh Ching Chin mengatakan, kapal baru bernama Chiayi akan dikirim ke pantai barat Taiwan yang menghadap langsung ke China. Kapal tersebut juga akan dikerahkan ke pulau-pulau yang dikuasai Taiwan di Laut China Selatan yang disengketakan.

“Kami akan mempertahankan kedaulatan dan hak penangkapan ikan kami,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2