Tak Ada WNI Jadi Korban Pesawat Airbus Jatuh di Pakistan
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang jatuh di Karachi, Pakistan, Jumat (22/5/2020).
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha mengatakan, berdasarkan data manifes tak ada WNI yang menjadi penumpang.
"Untuk sementara ini, berdasarkan daftar penumpang (passenger list), tidak terdapat penumpang WNI," kata Judha.
Namun, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Karachi terus menelusuri informasi dari otoritas setempat mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI.
Pesawat Angkut 100 Orang yang Jatuh di Pakistan Airbus A320, Hantam Rumah saat Akan Mendarat
Pesawat Airbus A320 dengan nomor penerbangan PK 8303 itu mengangkut 98 orang, yakni 91 penumpang dan 7 kru.
Pesawat jatuh menimpa permukiman beberapa saat sebelum mendarat di Bandara Internasional Jinnah. Lokasi jatuh sekitar 3,2 kilometer dari bandara.
Pesawat Angkut 100 Orang Jatuh Timpa Permukiman di Pakistan
Dinas kesehatan provonsi menyatakan, sejauh ini sedikitnya 11 orang tewas. Sementara rumah sakit sekolah kedokteran Jinnah mengungkap, 8 warga yang berada di darat meninggal dan 15 lainnya luka.
Jumlah pasti korban belum diketahui karena petugas masih mengumpulkan data dan mencocokkannya. Apalagi ada kemungkinan para korban di pesawat dan darat tercampur.
Warga sekitar mengatakan, dinding dan jenddela rumah berguncang kuat disusul dengan ledakan sangat keras. Pesawat terbang sangat rendah dan suaranya memicu getaran.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam cuitan mengungkapkan terkejut dan sedih mendengar kecelakaan ini. Dia sudah menghubungi bos PIA.
"Doa dan belasungkawa ditujukan kepada keluarga para korban meninggal," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono