Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lionel Messi ke Gedung Putih, Donald Trump: Putra Saya Penggemar Berat Anda!
Advertisement . Scroll to see content

Tak Biasa, Gedung Putih Pindahkan Lukisan Bill Clinton dan George W Bush ke Ruangan Sepi

Sabtu, 18 Juli 2020 - 13:16:00 WIB
Tak Biasa, Gedung Putih Pindahkan Lukisan Bill Clinton dan George W Bush ke Ruangan Sepi
Gedung Putih pindahkan dua foto mantan presiden AS, Bill Clinton dan George W Bush, ke ruangan yang sepi (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Lukisan dua mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton dan George W Bush, yang terpampang di aula pintu masuk Gedung Putih dipindah.

Ini mengubah tradisi yang berjalan soal penempatan gambar-gambar mantan presiden AS di Gedung Putih.

Berdasarkan laporan CNN, Sabtu (18/7/2020), kedua lukisan tersebut dipindahkan dari Grand Foyer, tempat lukisan para presiden digantung, ke Ruang Makan Old Family. Ruang itu digambarkan tak luas serta jarang digunakan sehingga tak banyak orang yang memasukinya.

Seorang sumber mengatakan, posisi lukisan Clinton dan Bush kini diisi lukisan mantan presiden William McKinley yang dibunuh pada 1901. Satu ruang lagi diisi lukisan Theodore Rooselevelt, wakil McKinley yang kemudian naik menggantikannya.

Tidak ada keterangan dari Gedung Putih mengenai alasan pemindahan dua lukisan presiden itu. Lukisan dua mantan presiden itu dipindahkan sejak sepejan terakhir.

Spekulasi yang muncul mengaitkan hubungan Presiden Donald Trump dengan kedua mantan presiden itu yang buruk.

Mantan Penasihat Keamanan Nasional Trump, John Bolton, dalam bukunya yang belum lama terbit, mengungkap, Trump rak menyukai Bush senior dan junior.

Sementara itu terkait Clinton, Trump bersitegang dengan istrinya, Hillary, yang kerap mengkritik pemerintahannya.

Selain itu Hillary juga mantan pesaingnya dalam pemilihan presiden pada 2016.

Lukisan Barack Obama pun sampai saat ini belum diperkenalkan. Trump diketahui tak menyukai kebijakan Obama di masa pemerintahannya serta beberapa kesempatan menyerangnya secara verbal.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut