Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!
Advertisement . Scroll to see content

Tanah Longsor Tewaskan 51 Orang, Tentara Myanmar Dikerahkan Selamatkan Warga

Minggu, 11 Agustus 2019 - 16:04:00 WIB
Tanah Longsor Tewaskan 51 Orang, Tentara Myanmar Dikerahkan Selamatkan Warga
Tanah longsor di Myanmar. (FOTO: AFP/ The Sun Daily)
Advertisement . Scroll to see content

MAYLAMYINE, iNews.id - Pasukan Myanmar dikerahkan ke bagian-bagian negara yang dilanda banjir pada Minggu (10/8/2019) untuk membantu upaya bantuan setelah meningkatnya air dan menyebabkan banjir.

Ribuan orang terjebak banjir dan jumlah korban jiwa akibat tanah longsor melonjak menjadi 51.

Setiap tahun musim hujan menghantam Myanmar dan negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara. Hujan memicu banjir yang menenggelamkan rumah, menggusur penduduk, dan memicu tanah longsor.

Namun banjir tahun ini menguji kemampuan pemerintah setelah tanah longsor yang fatal terjadi pada Jumat kemarin di negara bagian tenggara, diikuti banjir besar yang mencapai atap rumah dan puncak rambu-rambu jalan di kota-kota terdekat.

Ratusan pekerja tanggap darurat masih menarik korban keluar dari reruntuhan berlumpur di Kota Paung pada Minggu.

"Tiga mayat lagi ditemukan pada pukul 11.50 pagi. Total korban tewas mencapai 51 orang," bunyi pernyataan departemen pemadam kebakaran Myanmar.

Hujan deras menghantam bagian lain negara bagian Mon, Karen, dan Kachin. Air membanjiri jalan, menghancurkan jembatan, dan memaksa warga melarikan diri dengan perahu.

Saat musim hujan mencapai puncaknya, angkatan bersenjata negara itu ikut bergabung.

"Komando militer regional kami bekerja untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan di daerah bencana," kata Brigadir Jenderal Zaw Min Tun, kepada AFP.

"Helikopter akan digunakan untuk memasok makanan."

Sebagian besar upaya difokuskan pada keadaan Mon yang terpukul keras, yang terletak di pantai laut Andaman.

"Tahun ini adalah yang terburuk," kata seorang penduduk Kota Ye, kepada AFP.

"Ada beberapa korban di desa-desa terdekat. Tapi kita belum bisa mencapai desa-desa itu."

Gambar-gambar dari wilayah itu menunjukkan penduduk berenang atau menyatukan barang-barang mereka ke perahu kecil dan mendayung ke tempat yang lebih tinggi.

Banjir merendam lebih dari 4.000 rumah di negara bagian itu dan membuat lebih dari 25.000 penduduk mengungsi. Warga mencari perlindungan di biara-biara dan pagoda, menurut Global New Light Myanmar milik negara.

Wakil Presiden Henry Van Thio mengunjungi para korban yang selamat dari tanah longsor di sebuah desa Kota Paung pada Sabtu dan "berbicara tentang kesedihannya" sambil menjanjikan bantuan bantuan.

Sekitar 89.000 orang terlantar akibat banjir dalam beberapa pekan terakhir, meskipun banyak dari mereka dapat kembali ke rumah.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut