Tanggapan AS soal Diboikot Jadi Mediator Damai Palestina-Israel
"Kami mengambil posisi pada bagaimana kami memandang Yerusalem. Menurut saya, itu diserahkan kepada pihak Israel dan Palestina untuk memutuskan bagaimana mereka menentukan perbatasan masing-masing, lagi-lagi status finalnya ada di negosiasi," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan tegas menolak peran AS dalam perundingan damai Palestina-Israel. Abbas menilai AS seolah-olah pemilik Yerusalem yang berhak memberikan kota suci itu kepada yang dikehendakinya. Ini sudah menyalahi resolusi DK PBB.
Hal senada disampaikan Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa AS sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai mediator karena sikap biasanya. Karena itu OKI mencari mediator baru untuk melanjutkan proses perdamaian.
Editor: Anton Suhartono